LiputanNasional

Investasi Bodong Rugikan Masyarakat RP 123 Triliun

BTN iklan

Pekanbaru, 28/2 (antara) – Dalam kurun waktu delapan tahun terakhir kerugian yang dialami masyarakat akibat menempatkan uangnya pada investasi bodong mencapai Rp125 triliun dari lebih 100 perusahaan di Indonesia.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah merilis nama-nama perusahaan yang diduga sebagai investasi bodong dan bergerak di berbagai sektor seperti batu bara, emas, properti bahkan umrah guna menarik perhatian masyarakat.

“Imbal hasil yang sangat tinggi, mencapai 35 persen perbulan, membuat masyarakat tergiur dengan investasi bodong, Sementara itu bunga deposito yang berlaku pada lembaga perbankan berkisar 7-9 persen dan pada pasar modal di kisaran 14-16 persen,” kata Kepala OJK Riau Yusri di Pekanbaru, Selasa (27/2).

Ia juga menambahkan promosi perusahaan yang hanya dari mulut ke mulut dan mencantumkan nama orang orang penting seperti artis, pejabat dan alim ulama membuat masyarakat yakin untuk berinvestasi.

Sebagai langkah preventif, tim OJK kini gencar untuk mengedukasi masyarakat umum guna mengenalkan investasi bodong dan jenis lembaga keuangan. Beberapa kali OJK mengadakan seminar ke kampus dan memberikan informasi melalui laman.

Yusri menyampaikan, di daerah sudah dibentuk tim gabungan yaitu Satuan Tugas Waspada Investasi Daerah dengan personil terdiri dari Bank Indonesia, Polda, Kejaksaan tinggi dan dinas dinas terkait untuk menghambat investasi bodong dan melakukan sosialisasi ke masyarakat.

Dengan upaya yang telah dilakukan itu Yusri berharap kerugian masyarakat dapat ditekan.

Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah tergoda dan kritis dalam memilih bisnis investasi.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami