Internasional

Israel Minta Maaf atas Penembakan di Yordania yang Tewaskan 2 Warga Sipil

BTN iklan

AMMAN, Lei – Setelah hampir tujuh bulan berlalu, akhirnya Israel meminta maaf kepada Yordania melalui sebuah surat resmi atas penembakan yang terjadi di dekat Kedutaan Besar (Kedubes) Israel pada Juli 2017. Penembakan tersebut menewaskan dua orang warga Yordania.

Dilansir dari Xinhua, Jumat (19/1/2018), dalam surat permintaan maaf yang dikirim oleh Kementerian Luar Negeri Israel, Pemerintah Israel menekankan bahwa pihaknya akan terus melanjutkan kerja sama dengan Yordania untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Menteri Luar Negeri Yordania untuk Urusan Media, Mohammad Momani, mengungkapkan bahwa pihak Israel juga berjanji untuk memberikan dana santunan terhadap keluarga kedua korban. Prosedur hukum atas pelaku yang merupakan pegawai kedutaan Israel juga akan terus dilakukan.

Sebagaimana diberitakan, dua warga Yordania tewas dan seorang warga Israel terluka dalam sebuah penembakan di sebuah bangunan perumahan dekat Kedubes Israel yang berada di Kota Amman. Awalnya, seorang warga Yordania yang merupakan seorang tukang kayu berusia 17 tahun diklaim telah menikam penjaga keamanan kedutaan dengan obeng. Mendapat serangan tersebut, penjaga keamanan kemudian melepaskan tembakan dan merobohkan remaja tersebut dan seorang pria Yordania lainnya.

Serangan itu merupakan salah satu insiden paling serius antara kedua negara sejak ditandatanganinya perjanjian damai pada 1994. Peristwa penembakan tersebut terjadi hanya berselang dua hari setelah ribuan warga Yordania mengadakan unjuk rasa anti-Israel. Unujuk rasa tersebut guna menentang keras keputusan Israel yang menaruh mesin deteksi logam di kompleks Masjidil Aqsa yang memicu bentrokan antara warga Palestina dan pihak keamanan Negeri Zionis.

Setelah penembakan itu, semua anggota kedutaan Israel termasuk duta besar meninggalkan Yordania dan menutup kantor kedubes. Kerajaan Yordania lalu mengatakan bahwa pihaknya tidak akan mengizinkan mereka kembali hingga Israel menyampaikan permintaan maaf.

“Kedutaan Israel di Yordania akan segera kembali beraktivitas,” tukas pernyataan dari pihak Israel.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami