Internasional

Israel Tembak Mati Petani Palestina yang Tengah Meladang

BTN iklan

GAZA – Tentara Israel dilaporkan menembak mati seorang petani Palestina di dekat perbatasan dengan Jalur Gaza. Juru bicara militer Israel mengatakan, petani itu ditembak karena diduga mendekati area terlarang di wilayah selatan Jalur Gaza pada Sabtu 3 Maret.

“Tentara kami kemudian melepaskan tembakan peringatan ke udara. Ketika tersangka tidak juga berhenti, mereka menembak ke arahnya. Ia (tersangka) sempat melarikan diri,” terang juru bicara militer Israel, dinukil dari Reuters, Minggu (4/3/2018).

Sementara itu, melansir dari Russia Today, Kementerian Kesehatan Palestina menuturkan bahwa korban ditembak di bagian punggungnya oleh tentara Israel. Pria berusia 59 tahun itu sempat mendapatkan perawatan, tetapi tidak lama kemudian meninggal dunia karena lukanya begitu parah.

Kementerian Kesehatan Palestina mengklaim, korban saat itu tengah meladang di lahan pertaniannya sendiri. Akan tetapi, otoritas Palestina tidak menepis bahwa lahan pertanian pria itu memang berada di dekat perbatasan dengan Israel.

Insiden itu terjadi berselang satu pekan setelah tentara Israel menyerang sebuah kapal penangkap ikan mencurigakan milik Palestina. Kapal itu dituduh melanggar garis perbatasan untuk menangkap ikan seperti yang sudah disepakati sebelumnya. Serangan tersebut menyebabkan seorang nelayan tewas sementara dua lainnya ditahan untuk menjalani penyelidikan.

Israel memperketat penjagaan di perbatasan setelah pada Februari personel keamanannya menjadi sasaran pengeboman oleh militan Gaza. Empat orang tentara Israel luka-luka akibat bahan peledak yang ditempelkan ke bendera Palestina di perbatasan.

Ketegangan antara Israel dan Palestina semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir, terutama semenjak pengakuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa Yerusalem adalah Ibu Kota Israel. Pengakuan tersebut melanggar status quo yang diberlakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atas kota suci tiga agama itu.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close