Hukum

Istana Jelaskan salah ketik UU Cipta Kerja

BTN iklan

LEI, Jakarta-

Juru bicara Presiden Jokowi Bidang Hukum, Dini Purwono, meluruskan sejumlah kekeliruan dalam UU Cipta Kerja. Dalam UU Nomor 11 Tahun 2020, salah satu yang menarik perhatian adalah adanya pasal yang ‘hilang’ pada Pasal 5.

Pada penjelasan Pasal 6, dijelaskan bahwa pasal tersebut merujuk kepada Pasal 5. Namun, Dini mengatakan seharusnya yang dirujuk adalah Pasal 4.
“Sebetulnya bukan tidak ada ayatnya, tapi Pasal 6 itu salah rujuk. Harusnya merujuk kepada Pasal 4 huruf (a) terkait peningkatan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha, sesuai konteks dari pasal 6 tersebut,” kata Dini kepada LEI, Kamis (5/11)

Dini mengatakan perbaikan akan dilakukan. Kemensetneg akan membahasnya bersama DPR dan Kementerian Perekonomian sekaligus untuk menyisir apakah ada kesalahan lain sehingga dapat segera diperbaiki.
“Soal langkah apa yang akan diambil ke depan, DPR, Setneg dan tim Kemenko Perekonomian sepakat untuk duduk bersama, melakukan penyisiran sekali lagi untuk melakukan identifikasi atas kesalahan pengetikan/rujukan yang masih ada,” ujarnya.
Perbaikan naskah, kata dia, juga akan ditentukan sembari memperhatikan perkembangan judicial review yang sudah didaftarkan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami