Hukum

Jaksa Agung Nilai Buni Yani Bukan ”Whistleblower”

BTN iklan

Jakarta, LEI – Kejaksaan Agung (Kejagung) menilai Buni Yani bukan merupakan whistleblower Mahkamah Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) dinyatakan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terbukti bersalah melakukan penodaan agama.

Menurut Jaksa Agung H Muhammad Prasetyo di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Jumat (12/5 (2017), Buni Yani bukan merupakan whistleblower karena kasus Ahok dan penghasutan terkait suku agama, ras, dan antargolongan (sara) pada caption pada video Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang membelit Buni Yani adalah dua perkara berbeda.

“Dia melakukan perbuatannya sendiri, kalau itu diakibatkan lain, ya tentu saja rangkaiannya nanti,” kata Prasetyo.

Karena itu pula, Prasetyo yakin tidak ada yang menghentikan kasus Buni Yani. “Nggak, nggak, kenapa, berkas kan sudah diterima. Maksudnya Buni Yani dihentikan, oh tidak ada yang dihentikan,” ujarnya.

Menurutnya, demikian majelis hakim menyatakan bahwa perkara penodaan agama itu akibat perbuatan Ahok, namun masalah Buni Yani adalah soal unggahan yang tepat. Selain itu, Ahok dan Buni Yani adalah dua perkara berbeda.

“Kan masalahnya berbeda, ini sendiri dan Ahok sendiri, dakwaannya seperti itu, bukti-buktinya sendiri-sendiri ya. Jadi apa yang dilakukan Buni Yani berbeda dengan apa yang dilakukan Ahok,” ujarnya.

Prasetyo tambahakan, “Jadi tidak ada istilahnya setelah Ahok bersalah Buni Yani tidak. Itu Semua, masing-masing punya tanggung jawab pidana sendiri-sendiri sesuai dengan perbuatan yang dilakukan,” ucapnya.

Polda Metro Jaya menetapkan Buni Yani sebagai tersangka karena terkait melakukan penghasutan terkait SARA dalam caption tentang video Ahok yang diunggah di facebook. Penyidik ​​menjerat Buni dengan Pasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 45 Ayat (2) Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronin (UU ITE) Nomor 11 Tahun 2008.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close