Politik

Jaksa Agung Pastikan Kasus Buni Yani Tidak Dihentikan

BTN iklan

Jakarta/Lei – Jaksa Agung H Muhammad Prasetyo memastikan kasus penghasutan terkait suku agama, ras, dan antargolongan (SARA) pada caption pada video Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang membelit Buni Yani tidak dihentikan pasca putusan Ahok.Hasil gambar untuk buni yani

“Nggak, nggak, kenapa dihentikan, berkas kan sudah diterima. Maksudnya Buni Yani dihentikan, oh tidak ada dihentikan,” kata Jaksa Agung H Muhammad Prasetyo di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Jumat (12/5).

Prasetyo menjelaskan, meski dalam putusan hakim menyatakan bahwa keresahan masyarakat bukan karena unggahan Buni Yani di media sosial (medsos), tidak ada kaitannya karena kasus Ahok dan Buni Yani merupakan dua perkara berbeda.

“Kan permasalahannya berbeda, ini sendiri dan Ahok sendiri, dakwaannya seperti itu, bukti-buktinya sendiri-sendiri ya. Jadi apa yang dilakukan Buni Yani berbeda dengan apa yang dilakukan Ahok,” katanya.

Prasetyo menambahak, “Jadi tidak ada istilahnya setelah Ahok bersalah Buni Yani tidak. Itu masalahnya masing-masing, mempunyai tanggung jawab pidana sendiri-sendiri sesuai dengan perbuatan yang dilakukan,” katanya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan Buni Yani sebagai tersangka karena diduga melakukan penghasutan terkait SARA dalam caption tentang video Ahok yang diunggah di Facebook. Penyidik menjerat Buni dengan Pasal 28 Ayat (2) juncto Pasal 45 Ayat (2) Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronin (UU ITE) Nomor 11 Tahun 2008.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami