Hukum

Jaksa Cabut Banding Vonis Ahok

BTN iklan

Jakarta, LEI – Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Jakarta Utara (Kejari Jakut) mencabut banding atas vonis 2 tahun penjara majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang sudah diajukan di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Ali Mukartono, Koordinator Jaksa Penuntut Umum Perkara Terdakwa Ahok di Jakarta, Kamis (8/6/2017), mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan berkas pencabutan banding tersebut, Selasa kemarin (6/6/2017).

“Ya sudah dikirim dari Selasa sore. (Alasan pencabutan) kemanfaatannya, kita mau berjuang apa lagi kalau sudah diterima, manfatnya apalagi. Kita itu kalau mau banding ada 3, kepastian hukum, kemanfaatan,” ujar Ali.

Soal alasan jaksa tidak lagi mempersoalkan vonis Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang menyatakan Ahok terbukti melanggar Pasal 156a sedangkan jaksa menilai terbukti Pasal 156 KUHP, Ali beralasan, itu sekarang tidak lagi menjadi alasan.

Pasalnya, lanjut Ali, terdakwa Ahok sudah menerima vonis dan mencabut banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta. “Ya kan sudah diterima,” katanya. Sedangkan soal kenapa jaksa menjadikan perbedaan pasal itu sebagai alasan untuk mengajukan banding, yakni untuk mengimbangi banding Ahok.

Jika jaksa tidak banding, lanjut Ali, maka saat putusan PT merugikan jaksa, maka jaksa tidak bisa mengajukan kasasi. “Makanya, ketika dia banding kita banding, supaya enggak kehilangan hak asasi, makanya ketika dicabut, ya sudah,” katanya.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) yang dipimpin Dwiarso Budi Santiarto memvonis Ahok 2 tahun penjara karena terbukti melakukan penodaan agama sebagaimana dakwaan alternatif pertama jaksa penuntut umum, yakni melanggar Pasal 156a KUHP.

Sementara jaksa penuntut umum Kejari Jakut awalnya menuntut Ahok dihukum 1 tahun penjara dengan masa percobaan selama 2 tahun. Jaksa menilai Ahok terbukti melanggar Pasal 156 KUHP.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami