Hukum

Jaksa Dakwa Andi Narogong Senin Lusa

BTN iklan

Jakarta, LEI – Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membacakan surat dakwaan terhadap Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (14/8/2017).

“Sidang untuk terdakwa Andi Agustinus direncanakan akan dilakukan pada 14 Agustus. Jadi di tanggal 14 Agustus mulai dilakukan sidang perdana untuk pembacaan dakwaan,” kata Juru Birara KPK, Febri Diansyah, Sabtu (12/8/2017).

Andi Narogong merupakan tersangka ketiga yang perkaranya segera bergulir di pengadilan, setelah tersangka pertama dan kedua, Irman dan Sugiharto, divonis bersalah oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

Andi merupakan rekanan di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) merupakan pihak yang dinyatakan jaksa penuntut umum KPK bersama-sama Irman dan Sugiharto serta pihak lainnya melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan e-KTP.

Andi dan pihak-pihak lainnya itu diduga melakukan korupsi untuk memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi sehingga merugikan keuangan negara Rp 2,3 trilyun dari proyek senilai Rp 5,9 trilyun.

Andi mempunyai peran penting dalam kasus korupsi e-KTP ini karena dia aktif melakukan sejumlah pertemuan dengan pejabat Kemendagri, DPR, dan pihak lainnya di antaranya dalam pengesahan anggaran hingga mengatur proyek.

“Nanti bisa kita cermati bersama-sama awal proses persidangan ini agar penuntasan kasus KTP elektronik bisa segera dilakukan,” ujar Febri.

KPK menyangka Andi melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan atau Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 KUHP.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami