BTN ads
EntertainmentLifestyle

Janet Jackson Panggil Polisi untuk Cek Kondisi Anak

Jakarta (LEI) – Baru-baru ini, Janet Jackson dikabarkan menelepon nomor panggilan darurat polisi untuk mengecek kondisi anak semata wayangnya, Eissa Al Mana yang baru berusia satu tahun.

Adik Michael Jackson ini bukan tanpa alasan menelepon polisi untuk mengecek kondisi putranya itu. Ia menelepon polisi lantaran khawatir akan keselamatan anaknya.

Seorang komandan Malibu County Sheriff mengatakan kepada ET bahwa polisi mendapatkan telepon singkat sekitar pukul 10 malam dari Nobu Hotel yang meminta mereka mengecek kondisi Eissa.

Disebutkan, kala itu, Eissa tengah bersama dengan ayahnya, Wissam Al Mana namun tanpa ditemani oleh Janet. Al Mana merupakan pasangan Janet dan mereka berpisah tiga bulan setelah Eissa lahir.

Menurut penuturan saudara Janet, Randy Jackson, Janet menelepon polisi pada saluran 911 setelah dikontak oleh pengasuh Eissa yang panik akan perilaku Wissam Al Mana.

Pengasuh tersebut mengatakan kepada Janet bahwa ia panik akan tingkah Wissam yang berasal dari Qatar tersebut dan merasa tingkah pebisnis itu amat agresif.

Randy mengatakan, pengasuh tersebut “ketakutan akan perilaku Wissam dan mengunci dirinya di kamar mandi sehingga ia dapat menghubungi Janet,”

ET mengabarkan telah berusaha mengontak Al Mana, namun belum mendapatkan respons.

Janet dan Wissam diketahui menikah pada 2012. Keduanya bahkan memiliki anak laki-laki ketika Janet sudah berusia kepala lima pada awal 2017 lalu.

Namun baru tiga bulan menimang anak, keduanya memutuskan untuk berpisah pada April 2017.

Beberapa sumber menyebut bahwa Jackson dan Al Mana berpisah secara baik-baik. Tapi sumber lainnya menyatakan, Jackson berpisah karena pengusaha sekaligus konglomerat itu terlalu mengontrol dirinya ketika mengandung Eissa.

Al Mana merupakan suami ke-tiga Jackson. Sebelumnya, adik dari Michael Jackson ini pernah menikah dengan James DeBarge dan Rene Elizondo, Jr. [cnn indonesia]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close