BTN iklan
LifestyleLiputanNasional

Jasamarga Palikanci Prediksikan Arus Balik Naik 14 Persen

CIREBON, 1/6 (LEI) – Jasamarga Cabang Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) Cirebon, Jawa Barat, memprediksi puncak arus balik meningkat 14 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

“Kami memprediksi H-6 merupakan puncak arus mudik dan kendaraan melonjak sekitar 14 persen dibandingkan tahun 2017,” kata General Menager Jasamarga Cabang Palikanci, Reza Febriano di Cirebon, Jumat.

Menurutnya pada H-6 Lebaran 2018 diperkirakan ada sekitar 56.927 kendaraan.

“Sementara untuk arus balik diperkirakan terjadi pada H+3 dan naik 24 persen,” tuturnya.

Reza menuturkan untuk di jalur Tol Palikanci, seperti pengalaman tahun lalu sudah tidak ada lagi kemacetan, karena gerbang sudah dialihkan ke sayap.

“Hanya saja ada penumpukan kendaraan yang akan masuk ke rest area, untuk itu kita melakukan upaya mengatur trafick didalam rest area, agar tidak ada penumpukan kendaraan,” ujarnya.

Selain itu Jasamarga juga membatasi para pemudik ketika beristirahat di ‘rest area’ maksimal satu jam, hal itu agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

“Waktu maksimal untuk beristirahat (di rest area tol Palikanci) itu hanya satu jam saja,” katanya.

Untuk itu kata Reza, pihaknya akan menginformasikan batasan waktu istirahat melalui spanduk yang dipasang di pintu masuk “rest area” maupun di dalam area peristirahatan.

Selain spanduk, Jasamarga juga akan memberitahukan kepada para pengguna jalan tol terutama yang berada di “rest area” dengan pengeras suara.
Cirebon, 1/6 (Antara) – Jasamarga Cabang Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) Cirebon, Jawa Barat, memprediksi puncak arus balik meningkat 14 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

“Kami memprediksi H-6 merupakan puncak arus mudik dan kendaraan melonjak sekitar 14 persen dibandingkan tahun 2017,” kata General Menager Jasamarga Cabang Palikanci, Reza Febriano di Cirebon, Jumat.

Menurutnya pada H-6 Lebaran 2018 diperkirakan ada sekitar 56.927 kendaraan.

“Sementara untuk arus balik diperkirakan terjadi pada H+3 dan naik 24 persen,” tuturnya.

Reza menuturkan untuk di jalur Tol Palikanci, seperti pengalaman tahun lalu sudah tidak ada lagi kemacetan, karena gerbang sudah dialihkan ke sayap.

“Hanya saja ada penumpukan kendaraan yang akan masuk ke rest area, untuk itu kita melakukan upaya mengatur trafick didalam rest area, agar tidak ada penumpukan kendaraan,” ujarnya.

Selain itu Jasamarga juga membatasi para pemudik ketika beristirahat di ‘rest area’ maksimal satu jam, hal itu agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

“Waktu maksimal untuk beristirahat (di rest area tol Palikanci) itu hanya satu jam saja,” katanya.

Untuk itu kata Reza, pihaknya akan menginformasikan batasan waktu istirahat melalui spanduk yang dipasang di pintu masuk “rest area” maupun di dalam area peristirahatan.

Selain spanduk, Jasamarga juga akan memberitahukan kepada para pengguna jalan tol terutama yang berada di “rest area” dengan pengeras suara.

, 1/6 (Antara) – Jasamarga Cabang Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) Cirebon, Jawa Barat, memprediksi puncak arus balik meningkat 14 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

“Kami memprediksi H-6 merupakan puncak arus mudik dan kendaraan melonjak sekitar 14 persen dibandingkan tahun 2017,” kata General Menager Jasamarga Cabang Palikanci, Reza Febriano di Cirebon, Jumat.

Menurutnya pada H-6 Lebaran 2018 diperkirakan ada sekitar 56.927 kendaraan.

“Sementara untuk arus balik diperkirakan terjadi pada H+3 dan naik 24 persen,” tuturnya.

Reza menuturkan untuk di jalur Tol Palikanci, seperti pengalaman tahun lalu sudah tidak ada lagi kemacetan, karena gerbang sudah dialihkan ke sayap.

“Hanya saja ada penumpukan kendaraan yang akan masuk ke rest area, untuk itu kita melakukan upaya mengatur trafick didalam rest area, agar tidak ada penumpukan kendaraan,” ujarnya.

Selain itu Jasamarga juga membatasi para pemudik ketika beristirahat di ‘rest area’ maksimal satu jam, hal itu agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

“Waktu maksimal untuk beristirahat (di rest area tol Palikanci) itu hanya satu jam saja,” katanya.

Untuk itu kata Reza, pihaknya akan menginformasikan batasan waktu istirahat melalui spanduk yang dipasang di pintu masuk “rest area” maupun di dalam area peristirahatan.

Selain spanduk, Jasamarga juga akan memberitahukan kepada para pengguna jalan tol terutama yang berada di “rest area” dengan pengeras suara. [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close