HEADLINESNasional

Jembatan Widang Ambruk Persiapan Mudik 2018 Dipikirkan

BTN iklan

TUBAN, LEI –  Dua orang pengemudi truk menjadi korban tewas dalam insiden ambruknya jembatan di Jawa Timur pada Selasa.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung dalam pesan singkat, Selasa, mengatakan dua jenazah tersebut masih terjebak di dalam truk yang masuk ke air akibat ambrolnya jembatan dan saat ini masih dalam proses evakuasi.

“Ya benar, dua pengemudi truk meninggal dunia dan masih terjebak di dalam truk,” katanya.

Jembatan tersebut merupakan jembatan penghubung Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban dan Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Jembatan itu ambruk pada Selasa siang sekitar pukul 11.00 WIB yang mengakibatkan sejumlah kendaraan yang melintas yakni satu dump truk, dua truk tronton, dan sebuah sepeda motor tercebur ke air.

“Satu dump truk bermuatan limbah smelter, dua truk tronton muatan pasir, dan satu sepeda motor,” katanya.

Saat ini jajaran Polres Tuban masih berupaya mengevakuasi kendaraan-kendaaraan yang tercebur dan mencari kemungkinan adanya korban lain dalam peristiwa tersebut.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur belum bisa memutuskan tindak lanjut dan langkah yang diambil usai ambrolnya Jembatan Widang terkait persiapan menghadapi musim arus mudik Lebaran 2018.

“Masih akan dilakukan koordinasi bersama dengan pihak-pihak terkait, apa dan bagaimana langkah yang diambil menghadapi Lebaran mendatang,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Gatot Sulistyo Hadi ketika dikonfirmasi wartawan di Surabaya, Selasa.

Selain itu, pihaknya juga berkirim surat ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebagai bentuk koordinasi untuk menyesuaikan langkah dan penanganannya.

“Yang pasti, kami sekarang belum bisa memberikan keputan, termasuk persiapan Lebaran. Setelah dilakukan investigasi, baru akan ada keputusan, apakah jembatan darurat atau ada langkah lain,” ucapnya.

Setelah dilakukan investigasi dan terdapat keputusan, kata dia, tim juga akan melaporkannya ke Gubernur Jawa Timur Soekarwo untuk selanjutnya berkoordinasi dengan pemerintah di pusat.

Sementara itu, ia menegaskan bahwa investigasi segera dilakukan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII mencari penyebab ambrolnya Jembatan Widang.

Jembatan Widang yang menghubungkan Kecamatan Babat-Widang atau Kabupaten Lamongan dengan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, ambrol di sisi barat sekitar pukul 11.05 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu dump truk muatan limbah smelter, dua truk tronton muatan pasir serta satu sepeda motor tercebur ke sungai Bengawan Solo, sedangkan sisi timur tidak mengalami masalah.

Berdasarkan data yang dimilikinya, jembatan ambrol tersebut adalah bentang ketiga dari lima bentang yang ada, dengan masing-masing bentang panjangnya 50 meter dan lebar tujuh meter.

Jembatan tersebut dibangun pada 1982 dan berada di sisi barat arah Lamongan ke Tuban, serta diakuinya dilakukan pemeliharaan setiap tahunnya oleh BBPJN VIII.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin menduga ambrolnya jembatan Widang yang menghubungkan Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban – Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan dikarenakan usia jembatan yang sudah tua.

“Jembatan ambrol karena ketidakmampuan jembatan itu yang sudah tua, apalagi kendaraan-kendaraanya bawa muatan yang berat,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin di Surabaya, Selasa.

Dia mengatakan ambruknya jembatan yang merupakan jalan negara itu tidak diprediksi. Menurut dia, yang bisa berkomentar adalah ahli kontruksi atau dari pihak Dinas Pekerjaan Umum.

Namun Machfud menyatakan, saat ini pihak kepolisian yaitu Polres Tuban sedang mengevakuasi baik korban maupun kendaraan.

“Kapolres Tuban saat ini sedang bekerja. Perbatasan menuju Tuban dan Lamongan tapi wilayahnya wilayah Tuban. Laporan dari Kapolres Tuban saat korban masih dua orang yang meninggal,” katanya.

Kapolda berharap evakuasi cepat selesai dan jembatan pun juga segera dibenahi oleh Dinas PU. Saat ini sementara hanya satu laju jalur yang bisa digunakan.

“Mau gak mau polisi harus bekerja keras untuk mengatur lalu lintas. Tidak ada alternatif lain, mau tidak mau harus pakai jalur itu jalan utama,” ujarnya.

Sebelumnya jembatan Widang yang menghubungkan Kecamatan Widang Kabupaten Tuban – Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan ambrol sekitar pukul 11.05 WIB.

Ambrolnya jembatan membuat satu dump truk muat limbah smelter, dua truk tronton muat pasir dan satu sepeda motor terjebur ke air. Adapun korban sementara diketahui dua orang pengemudi truk yang meninggal dunia.

 

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close