LiputanNasional

JM-PPK: Ibu Kendeng Meruwat Negeri

Hari Ibu, Ingatkah Kita kepada 'Ibu Pertiwi'?

BTN iklan

Dirasakke soyo ndrodo / Anggone anyawiyah ibu bumi

Dielekke tan digugu / Malah sing neko neko

Sajakke pancen digawe ngono iku / Mergo akeh kepentingan
Kanthi coro nyekso bumi

Ibu bumi kang duh kito / Ndika butuh kanggo ngimbangke diri

Kula lenggono satuhu / Mila saking punika

Lamun sedaya sampun katata utuh / Wenang ndika anindakno
Hang rampungi lan mungkasi

( Makna tembang )
Sepertinya semakin parah perusakan Ibu Bumi. Sudah diingatkan dengan berbagai cara, tetapi perusakan juga dilakukan dengan berbagai cara. Sepertinya memang dibuat begitu karena adanya beberapa kepentingan dan akhirnya bumilah yang dirusak.

Ibu bumi yang berduka, aku yakin ibu butuh menyeimbangkan diri. Untuk itu, bila menurut ibu segalanya telah tertata, Ibu yang berwenang menyeimbangkan dengan cara Ibu, untuk mengakhiri dan menyelesaikan.

Minggu, 22 Desember 2019, tidak hanya di depan Istana Negara Republik Indonesia, aksi menanam dilakukan di Desa Kedumulyo, Kec. Sukolilo-Pati, ibu-ibu Kendeng memperingati Hari Ibu. Kali ini istimewa bukan karena pesta meriah jasmani, melainkan diliputi keprihatinan dari seluruh ibu di belahan bumi yang mengalami bencana, mengalami penggusuran, mengalami keterancaman ruang hidup dan ruang produksi bahkan sebagian sudah hilang akibat eksploitasi alam membabi buta disertai kekerasan fisik – mental yang dilakukan oleh negara.

Ibu merupakan sosok pribadi dengan peran di garis depan dalam perjalanan manusia dibumi ini. Penderitaan anak-cucu, maka ibu-lah yang pertamakali menanggungnya. Tanpa ibu, kita tidak akan pernah ada dan sampai pada titik ini, begitu pula dengan bumi. Ibu-Bumi adalah Ibu Pertiwi, Ibu kita bersama. Menyakiti BUMI berarti kita telah menyakiti ibu sendiri.

Dengan cara meruwat Bumi, maka mengandung makna doa mendalam. Ibu Pertiwi sedang “lara” menanggung derita keserakahan manusia demi nafsu untuk memperkaya diri. Sayang , negara yang seharusnya menjadi pelindung utama ibu pertiwi justru semakin gencar menyakitinya dengan kebijakkan yang kian menyakiti Ibu Pertiwi. Bersama dengan perempuan-perempuan dari berbagai kalangan: petani, nelayan, buruh pabrik, pegawai, penjual sayur, aktifis dan lainnya, ibu-ibu Kendeng mengajak kita semua bangkit berdiri berjuang demi keselamatan Ibu Pertiwi. Menyuarakan lantang, berbuat serta berjuang mengingatkan negara untuk sadar akan perannya.

Bumi yang dipijak bukanlah warisan tetapi titipan anak bangsa. Selayaknya dan seharusnya sadar untuk terus berbuat demi masa depan anak bangsa. Berhentilah kita menjadi bangsa yang tidak perduli dengan ancaman ekosistem bumi ini. Kekeringan, gempa, banjir dan kebakaran hutan bukan datang tiba-tiba dan bukan pula bukan karena kutukan ataupun takdir. Bencana ada karena manusia tidak ingat lagi akan kesejatian dirinya sebagai manusia. Sang Hyang Pencipta Langit dan Bumi telah melimpahkan kasihnya untuk setiap warga dan anak bangsa indonesia. Negeri yang gemah ripah loh jinawi telah “salah urus”, maka Bumi Nusantara –Indonesia Raya ini menjadi kewajiban semua untuk menyelamatkannya.

Akhir-akhir ini negara gencar bicara tentang Pancasila. Ke-lima sila bukanlah sekedar tulisan yang dihafal  taupun doktrin. Pancasila adalah LAKU. Dimana negara mengambil peran utama untuk mengamalkannya melalui tangan pemerintah untuk kesejahteraan rakyat. Negara menjadi tiang bagi seluruh rakyat dan anak bangsa dalam mengamalkannya. Dimana letak Kemanusiaan dan Keadilan jika setiap hari dipertontonkan dengan berbagai kejadian yang bertolak belakang dengan Pancasila. Jika bencana melanda, rakyat-lah yang menanggung derita itu, karena mereka yang tinggal di gunung-gunung, di hutan, di desa, di pinggiran kota, di bantaran sungai, di gang-gang sempit , ditempat-tempat rentan mengalami bencana alam dan bencana struktural.

Rakyat yang tinggal diarea pabrik-pabrik yang selama ini terus menerus menebar asap racun hasil emisi gas buang, merekalah yang terpapar oleh bencana ini. Rakyat yang tinggal di sekitar wilayah bekas lubang tambang yang menganga, mereka lah yang menanggung resiko hidup diruang hidup yang berbahaya ini. Rakyat yang setia menunggu aliran sungai untuk mengairi sawah-sawah dan memenuhi kebutuhan airnya, mereka lah yang mengalami dehidrasi kehidupan. Rakyat bukanlah alat kampanye elektoral 5 tahunan yang disuguhi janji-janji kampanye, namun ketika setelah menjabat, rakyat “disingkirlan” . Bagaimana rakyat bias paham dan menjalankan Pancasila jika negara melalui tangan pemerintah telah mengikarinya.

Pembangunan tidak dimaknai sempit dengan hanya sekedar membangun fisik (infrastruktur, pabrik dll). Tetapi pembangunan berperikemanusian dan berkeadilanlah yang diharapkan anak bangsa. Apalah arti jalan terbangun jika sawah-sawah kehilangan akses sumber air akibat dibabatnya hutan dan gunung, Kita kehilangan mata pencaharian bahkan tercerabut dari akar kehidupan. Untuk siapa sesungguhnya pembangunan itu?

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

3 Comments

  1. Nama:Teddy Liza
    status perkawinan: janda
    jumlah pinjaman:3.6 miliar rupiah
    tempat tinggal saya:. Palangkaraya
    email ku:::[email protected]
    kesaksian yang memotivasi saya whatsapp :;l+ 6281617538564
    tujuan pinjaman saya :Investasi / hutang

    Halo semuanya, sekarang dari (bahasa Indonesia [baˈha.sa in.doˈne.sja])/Malay, . Saya seorang janda dengan dua anak dan sejak Februari 2019 karena kebakaran dalam bisnis yang membanjiri bisnis saya dan saya mencoba mencari pinjaman dari bank saya, bank mengatakan dengan saya memiliki kredit buruk sehingga saya mencobanya dengan pemberi pinjaman lain di mana saya bodoh. Tetapi seperti yang Tuhan kehendaki, saya membaca kesaksian AASIMAHA ADILA AHMED LOAN FIRM di majalah bisnis, yang membantu bisnis dan individu dengan pinjaman besar. Saya mengajukan permohonan dan saya telah menerima pinjaman 3,6 miliar rupee dengan tingkat bunga sangat rendah 1% dan rencana pembayaran yang lebih baik. Saya ingin menggunakan media ini untuk memberi tahu Anda bahwa ada banyak scammer di sini. Ambil permintaan peminjam untuk biaya asuransi, Peminjam tidak memiliki sertifikat bisnis, Peminjam palsu tidak peduli dengan gaji bulanan Anda yang membuat Anda memenuhi syarat untuk mendapat pinjaman, peminjam Palsu tidak memiliki alamat kantor fisik. Peminjam palsu meminta biaya pendaftaran dan biaya pajak, peminjam Palsu tidak memiliki situs web. Jika Anda mencari pinjaman, selalu minta pemberi pinjaman untuk situs webnya, karena banyak pemberi pinjaman palsu tidak memiliki alamat dan situs web. Jika Anda menginginkan pinjaman yang sah,Sukses hanya datang bagi mereka yang percaya pada diri mereka sendiri dan siap untuk menang. Saya tidak mengharapkan apa pun selain yang terbaik untuk Anda. Beralih ke tahap baru dalam hidup bisa menjadi proses yang menantang. Semoga Anda beruntung dalam semua upaya masa depan Anda, Anda akan menjadi hebat. ajukan sekarang.

    Aasimaha adila ahmed kontak pusat aplikasi pinjaman
    E-mail**[email protected]
    Whatsapp *********^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^+ 447723553516

  2. Nama: __ Hendi Zikri Didi
    Kota: _______________ Malacca
    pekerjaan: _ Pemilik bisnis
    Setiap pemberitahuan: ____ [email protected]

    Halo semua, harap berhati-hati tentang mendapatkan pinjaman di sini, saya telah bertemu banyak pemberi pinjaman palsu di internet, saya tipuan saya hampir menyerah, sampai saya bertemu seorang teman yang baru saja mengajukan pinjaman dan dia mendapat pinjaman tanpa stres, jadi dia memperkenalkan saya pada PERUSAHAAN PINJAMAN AASIMAHA ADILA AASIMAHA ADILA yang sah, saya melamar Rm1, 3 juta. Saya memiliki pinjaman dalam waktu kurang dari 2 jam hanya dalam 1% tanpa jaminan. Saya sangat senang karena saya diselamatkan dari menjadi miskin dengan hutang. jadi saya menyarankan semua orang di sini membutuhkan pinjaman untuk menghubungi AASIMAHA dan saya meyakinkan Anda bahwa Anda akan mendapatkan pinjaman Anda.

    Aplikasi / Pusat Kontak
    E-mail: ._________ [email protected]
    WhatsApp ____________________ + 447723553516

  3. Untuk bukti pencairan W / A: +6281617538564
    Nama ******* Neni Syahir
    kota: ******** Bandung
    jumlah pinjaman: ****** Rp5,5 miliar
    suku bunga: ******* 1%
    @Twitter ikuti sekarang: *********** @AasimahaLoan

    Saya adalah korban penipuan di tangan kreditor palsu. Saya kehilangan sekitar Rp.65.000.000 karena saya membutuhkan modal besar Rp. 5,5 miliar. Saya hampir mati, saya tidak punya tempat untuk pergi dan bisnis saya hancur, dan dalam proses itu saya kehilangan suami saya. Saya tidak tahan lagi. 4 November 2019, saya bertemu dengan seorang teman lama di sebuah restuarant di Bandung yang memperkenalkan saya kepada seorang ibu yang baik, Ny. AASIMAHA ADILA MEMILIKI PERUSAHAAN PINJAMAN, yang akhirnya membantu saya dengan pinjaman besar untuk membayar hutang bank saya. Tolong, bantu saya untuk berterima kasih kepada ibu-ibu Muslim yang memberikan perusahaan pinjaman besar milik sendiri, pemilik pabrik dan individu pribadi untuk meningkatkan kehidupan dan bisnis mereka. Saya juga ingin menggunakan kesempatan ini untuk menasihati sesama orang Indonesia. Jika Anda menginginkan pinjaman modal besar, Anda dapat menghubungi mereka dan melihat situs web mereka. Anda perlu tahu bahwa ada banyak scammer di blog ini yang tidak memiliki situs web di peta Google,. perusahaan pinjaman resmi AASIMAHA ADILA AHMED LOAN memberi saya pinjaman Rp5,5 miliar dengan tingkat bunga sangat rendah untuk 1% seiring dengan pinjaman berjangka dengan persetujuan cepat dan pencairan mendesak. Jika Anda menginginkan kapita investasi yang besar dan Anda ingin membayar hutang Anda, segera terapkan dan berbahagia seperti banyak orang di sini.
                                          Batas aplikasi di bawah ini

    E-mail: *******[email protected]
    WhatsApp ::: ************ + 447723553516
    Email saya; ***************** [email protected]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen + twelve =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami