Hukum

Johan Budi Bantah Tuduhan Mochtar Efendi Tentang Negosiasi Aset

BTN iklan

Jakarta, LEI – Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi SP mengatakan, tidak pernah mengutus orang untuk menemui Muchtar Efendi di Lapas Sukamiskin untuk menawarkan bantuan pengembalian aset yang disita KPK.

“Saya tidak pernah menyuruh atau meminta kepada siapa pun menemui Muchtar Effendi. Kalau ada yang mengaku-ngaku utusan saya, dicari saja siapa namanya,” kata Johan melalui pernyataan tertulis kepada wartawan, Rabu (26/7/2017).

Menurut Johan, tuduhan Muchtar Efendi itu tidak berdasar karena pada pertengahan 2016, ia sudah tidak lagi bertugas di KPK, apalagi berurusan dengan penanaganan perkara.

“Saya sudah tidak berurusan dengan KPK, apalagi sampai berurusan dengan kasus yang ditangani KPK,” katanya.

Karena itu, tuduhan Muchtar bahwa Johan mengurus tiga orang untuk menemui Muchtar di Lapas Sukamiskin Bandung, Jawa Barat pada pertengahan 2016 untuk melakukan negosiasi pengembalian aset berupa 25 mobil, 45 motor, tiga rumah, dan dua bidang tanah yang disita KPK sangat tidak masuk akal.

“Dari cerita tersebut sepertinya tidak masuk akal, masa harta sitaan bisa dinegosiasi, itu kan kewenangan ada di penyidik dan juga berdasarkan putusan-putusan pengadilan. Mana bisa pihak luar melakukan negosiasi seperti itu,” ujar Johan.

Johan memyampaikan bantah di atas menanggapi tuduhan Mochtar kepadanya. Muchtar menyampaikan tuduhan tersebut saat memberikan keterangan kepada Pansus Angket KPK di DPR, Selasa (25/7/2017).

Menurut Mochtar, ada 3 orang yang mengaku utusan Johan yang ditugaskan untuk melakukan negosiasi pengembalian aset yang disita KPK dengan syarat aset itu mau dibagi dua dan hak jualnya ada pada Johan. Muchtar mengaku menolak, karena menurutnya harta itu bukan hasil dari tindak pidana korupsi.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close