KesehatanNasional

Jokowi Khawatirkan Peningkatan Covid masa Cuti Bersama

BTN iklan

LEI, Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tak ingin lagi melihat adanya lonjakan kasus Covid-19 saat masa libur panjang di akhir Oktober. Pasalnya, Indonesia pernah mengalami kejadian serupa sebelumnya.

Hal tersebut ditekankan Jokowi saat memimpin rapat terbatas dengan topik pembahasan Antisipasi Penyebaran Covid-19 Saat Libur Panjang Akhir Oktober Tahun 2020 di Istana Merdeka, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta,

“Kita ada pengalaman libur panjang pada satu setengah bulan lalu. Setelah itu terjadi kenaikan [kasus] Covid yang agak tinggi,” kata Jokowi, Senin (19/10/2020).

Liburan panjang memang menanti dalam rangka cuti bersama, mengingat pada 29 Oktober 2020 bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Cuti bersama diberikan sejak 28 hingga 30 Oktober.

Pada akhir Agustus, perkembangan kasus Covid-19 di Indonesia naik cukup drastis. Kenaikan kasus terjadi dalam satu pekan, bertepatan dengan libur panjang sejak periode 17 hingga 21 Agustus yang digabung dengan libur akhir pekan.
“Oleh sebab itu, ini perlu kita bicarakan agar kegiatan libur panjang dan cuti bersama jangan sampai berdampak pada kenaikan kasus Covid-19,” jelasnya.

Jokowi lantas memaparkan perkembangan kasus Covid-19. Data yang disampaikan kepala negara per 18 Oktober 2020, angka kasus, angka kematian, hingga angka kesembuhan wabah tersebut di Indonesia sudah jauh lebih baik.

“Rata-rata kasus aktif di Indonesia 17,69%. Ini lebih rendah dari kasus aktif dunia 22,54%. Ini bagus sekali. Kemudian dibandingkan bulan lalu, rata-rata kematian di Indonesia juga menurun dari 3,94% menjadi 3,45%,” katanya.

“Kemudian rata2 angka kesembuhan di Indoneia 78,84%. Ini juga lebih tinggi dari rata-rata kesembuhan dunia 74,67%. Saya kira hal-hal seperti ini yang harus kita perbaiki sehingga kita harapkan trend kasus di Indonesia akan semakin membaik,” tegasnya.

 

diambil dari cnbc

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami