EkonomiHEADLINES

Jokowi Resmikan Tol Dumai Secara Daring dari Istana Bogor.

BTN iklan

LEI, Bogor – PT Hutama Karya (Persero) memastikan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JJTS) tak terhambat meski adanya pandemi virus Corona (COVID-19).
“Pelaksanaan pembangunan Tol Sumatera sampai saat ini kita tetap terus melakukan pembangunan, karena kita salah satu kegiatan yang mendapat prioritas. Diperbolehkan tetap berlanjut yaitu di infrastruktur kita boleh meneruskan. Tentunya tetap menggunakan protokol COVID-19,” kata Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo dalam konferensi pers virtual, Selasa (5/5/2020).

Bahkan, ia mengatakan pada tanggal 15 atau 20 Mei mendatang, pihaknya akan membuka ruas Pekanbaru-Dumai.

“Jadi di Trans Sumatera terus berjalan, mudah-mudahan di tanggal 15 atau 20 Mei ini satu lagi bentang dari Pekanbaru-Dumai 131 km itu sudah bisa dilalui, dibuka untuk dipakai. Kalau peresmiannya kami menungggu suasana,” ungkap Bintang.

Untuk progress konstruksi ruas tersebut sudah mencapai 97% secara rata-rata. Lalu, ruas tol Sigli-Banda Aceh seksi 4 Indrapura-Blang Bintang sepanjang 13,5 km progress konstruksinya telah mencapai 99% secara rata-rata. Kemudian, ruas tol Medan-Binjai seksi 1 sepanjang 6 km ditargetkan selesai pada Juli 2020.

Pada akhirnya Presiden Joko Widodo meresmikan tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer, hari ini. Peresmian tol yang bagian dari Trans Sumatera ini digelar secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Sebelumnya, kegiatan Jokowi turun langsung ke lokasi, terakhir dilakukan saat Kepala Negara meresmikan Bandara Internasional Yogyakarta dan jalan tol di Aceh, Agustus lalu.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya resmikan jalan tol Pekanbaru-Dumai,” ujar Jokowi saat secara seremonial meresmikan tol tersebut, Jumat 25 September 2020.

Jokowi mengatakan, diresmikannya tol ini bersamaan dengan pengoperasian jalan bebas hambatan tersebut secara penuh. Adapun pembangunan infrastruktur ditujukan untuk meningkatkan konektivitas di sekitar wilayah Sumatera.
Sebanyak 70 kilometer perjalanan terpangkas dengan hadirnya tol, karena memperpendek jarak tempuh antarsatu wilayah dengan yang lainnya.

“Sudah bisa digunakan untuk mendukung kegiatan produktif baik untuk masyarakat Riau maupun masyarakat yang melintasi Pulau Sumatera,” tutur Presiden.

Jokowi pun menyebutkan salah satu manfaat tol dibangun. Yakni, kecepatan bagi truk-truk pengangkut komoditas kelapa sawit, minyak, dan logistik ke tempat tujuan. Pembangunan tol menelan anggaran hingga Rp12,8 triliun.

“(Juga) angkutan penumpang akan lebih efisien, baik dari segi waktu dan biaya,” kata Jokowi.

Kontributor : Dwitya Yonathan Nugraharditama

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami