Internasional

Kabur Usai Perkosa ABG di Jerman, Pencari Suaka Ditangkap di Irak

BTN iklan

Berlin (LEI) – Seorang pencari suaka asal Irak memperkosa dan membunuh seorang remaja putri usai permohonan suakanya ditolak di Jerman. Dia akhirnya ditangkap di Irak setelah berhasil terbang keluar Jerman.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (9/6/2018), lolosnya si pencari suaka usai memperkosa dan membunuh remaja putri di Jerman ini sempat memicu kemarahan publik. Pernyataan muncul terkait prosedur imigrasi dan pengamanan polisi di bandara.

Pencari suaka bernama Ali Bashar (20) ini diyakini telah mencekik seorang remaja putri bernama Susanna Maria Feldman (14), usai memperkosanya di Jerman. Saat polisi Jerman memburu Bashar, dia diketahui telah terbang pulang ke Irak bersama keluarganya.

“Ditangkap oleh otoritas Kurdi di Irak bagian utara atas permintaan Kepolisian Federal Jerman,” ucap Menteri Dalam Negeri Jerman, Horst Seehofer.

Dituturkan seorang pejabat senior keamanan Kurdi yang enggan menyebut namanya, bahwa Bashar ditangkap usai mendarat di Irak dari Jerman. “Ditangkap begitu tiba di Bandara Internasional Arbil,” sebut pejabat senior itu merujuk pada bandara yang ada di wilayah Irak bagian utara yang dikuasai otoritas Kurdi.

“Persiapan telah dilakukan untuk memindahkan tersangka secepat mungkin untuk menghadapi persidangan di Jerman,” imbuhnya.

Dituturkan Kepolisian Jerman bahwa Bashar, bersama keluarganya, berhasil terbang keluar Jerman melalui Bandara Duesseldorf, meskipun dokumen identitas mereka tidak cocok dengan nama pada tiket pesawat. Polisi menyebut identitas mereka hanya diperiksa fotonya.

Selama tiga tahun tinggal di Jerman untuk mencari suaka, Bashar juga diketahui memiliki banyak catatan kepolisian. Dia seharusnya diusir keluar Jerman beberapa bulan lalu. Kelalaian yang membuat Bashar berhasil lolos ke Irak memicu kemarahan publik juga kecaman media-media Jerman.

“Pemerintah seharusnya memohon maaf dari orang tua Susanna (korban-red),” sebut tabloid ternama Jerman, Bild. “Satu-satunya hal yang lebih buruk dari pembunuhan seorang anak adalah pembunuhan anak oleh penjahat yang tidak seharusnya ada di negara kita,” imbuh Bild.

“Kejahatan seperti ini sangat eksplosif bagi masyarakat kita karena menjadi bukti pahit bahwa negara ini tidak memiliki kendali yang benar atas orang-orang yang tinggal di dalam perbatasan kita,” tulis Bild dalam ulasannya.  (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami