KesehatanOpini

Kantor didenda jika tak lapor karyawan Positif Covid-19

BTN iklan

LEI, Jakarta- Pemprov DKI saat ini telah memperketat aturan protokol kesehatan Corona Virus Disease 2019 COVID 19dilingkungan kerja. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Andri Yansah mengatakan pihaknya tengah menyusun peraturan dinas terbaru dalam perdebatan sanksi dan hukuman bagi pengelola gedung perkantoran atau pemilik perusahaan yang melanggar protokol Covid-19 dan menyembunyikan kasus positif.
“Perusahaan-perusahaan saat ini masih tidak melapor jikalau ada pegawai yang positif. Kami Justru dapat laporan dari pusat kesehatan dan laporan masyarakat”, kata Andri dan buruknya karena karyawan lain yang bisa saja tertular tak sadar juga ikut positif dan semakin menularkan”.
Dinas Tenaga Kerja mendapat laporan dari Dinas Kesehatan tentang lonjakan jumlah virus corona pada kelompok pekerja atau perkantoran. Gubernur DKI Anis Baswedan menginstrukan Dinas Tenaga Kerja untuk mendesak digalakannya, termasuk perihal pembagian waktu kerja dan pembatasan jumlah karyawan 50%dari kapasitas gedung. Dalam aturan baru DKI tak akan memberikan surat peringatan. “Langsung sanksi, yaitu penutupan sementara dan denda Rp 50 juta yang bisa berlaku progresif. Hukuman juga mengancam pengelola gedung atau pemilik perusahaan yang menyembunyikan data mengenai pegawai yang berstatus positif Covid-19.
bagi perusahaan yang melapor, Dinas ketenaga kerjaan akan membantu membersihkan gedung kantor dengan cairan desinfektan. Petugas juga akanmenelusuri daftar kontak pasien positif dengan karyawan yang lain.
“Semua dilakukan selama kantor tutup sementaratiga hari jika ada yang terindentifikasi positif”.
Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, wiku adisasmito mengatakan perusahaan protokol harus lebih serius menjalankan protokolkesehatan selama masa transisi ini. Kantor Kantor lebih baik tetap menerapkan kerja dari rumahatau WFH bagi perusahaan yang bisa menerapkan kerja dari rumah. Gurubesar Fakultas Kesehatan masyarakat Universitas Indonesia meminta perusahaan mengecualikan pekerja berusia lanjut, ibu hamil, dan orang dengan penyakit bawaan atau komobrid. “Penularan dapat terjadi saat perjalanan berangkat atau pulang saat ibadah dan pada saat siang hari. Saat itu banyak masker yang dibuka”.

Dari data jumlah kluster perkantoran meningkat dari perusahaan yang terdaftar sebanyak 79.662 kantor swasta dan jumlah pekerjanya sebanyak 2,14 juta jiwa. Pemeriksaan PSBB transisi telah diperiksa sekitar 3.855 kantor. dan ada beberapa pemeriksaan hingga dibualn september ada 51 pemeriksaan kantor dan pegawai yang positif covid-19 sebanyak 19 orang. dan data terakhir pada bulan agustus ada 291 kantor yang sudah dilakukan pemeriksaan dan 13 pegawai terindentifikasi positif.

 

kontributor : Dwitya Yonathan Nugraharditama

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami