EntertainmentKesehatan

Karyawan Kawasan Wisata dilatih Rawat Pasien OTG

BTN iklan

LEI, Jakarta– Pemerintah DKI Jakarta melatih 112 pegawai ditiga tempat penginapan yang mereka kelola agar mampu menjaga para pasien Covid-19 OTG. Mereka rencananya membantu sekitar 397 pasien OTG yang menjalani isolasi mandiri di Graha Wisma Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Graha Jakarta Islamic Center (JIC), dan Graha Wisma Ragunan.
” Jadi, tak ada relawan, semua pegawai telah kami latih bagaimana membantu pasien OTG menjalani isolasi mandiri dengan protokol kesehatan”, kata Kepala Sub-bagian Tata Usaha Unit Pengelola Anjungan dan Graha Wisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Ranty Ariany, kepada LEI. Graha Wisma Ranggunan sempat menjadi tempat tinggal sementara tenaga medis covid-19 diawal masa pagebluk pada Maret lalu. Tempat yang sama pernah menjadi lokasi karantina pekerja migran dari Jepang sebelum pulang ke rumah masing-masing. Ranty mengatakan para pekerja di tiga fasilitas isolasi mandiri ini hanya akan membantu para pasien dalam penyiapan kebutuhan pangan, kebersihan, dan pencucian seprei. Para pasien tak boleh meninggalkan kamar isolasi hingga masa karantina berakhir. Petugas memberikan makanan, minuman dan kebutuhan lainnya tanpa kontak langsung. Anggota kepolisian, TNI dan satuan Polisi Pamongpraja akan menjadi pengawas diseluruh area fasilitas isolasi mandiri. “Pada dasarnya semua sudah siap digunakan. Tapi memang masih belum digunukan karena menanggung kelengkapan APD (alat perlindungan diri). Kabarnya, pekan ini akan dilengkapi”. ujar Ranty. Menurut dia semua pegawai yang bertugas difasilitas isolasi mengikuti seluruh syarat dalam Peraturan Gubernur Nomor 980 Tahun 2020 tentang Prosedur Pengelolaan Isolasi terkendali. Mereka berusia 22-45 tahun yang dianggap bukan kelompok umur beresiko tinggi. Selain itu, semua pegawai dalam keadaaan sehat dan tak memiliki penyakit bawaan atau komordibilitas.

Kepala Unit pelayanan Anjungaan dan Graha TMII, Yayang Kustiawan, mengatakan semua pegawai telah menjalani tes cepat di Pusat Kesehatan Masyarakat Kecamatan Pasar Rebo. Beliau menuturkan semua pegawai yang dipilih memiliki hasil nonrekatif, “Tinggal menunggu keputusan kapan akan digunakan”. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti belum menyampaikan rencana pemerintah Provensi mulai mengaktifkan fasilitas isolasi mandiri ditiga asetnya tersebut. Saat ini DKI masih mengandalkan flat isolasi diwisata Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Ada jugadua hotel swasta, yaitu Ibis Style hotel di Jakarta Utara dan U-stay Hotel di Jakarta Barat.

Menurut dia, DKI juga bersiaga terhadap potensi peningkatan jumlah pasien OTG, hasil pelacakan dan tes masif polymerase chain reaction. ” Dari kasus aktif harian per 1 Oktober OTG sekitar 53 persen” kata Widyastuti .

Kontributor: Dwitya Yonathan

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami