LifestyleTraveling

Kawah Ijen Untuk Sementara ditutup

BTN iklan

Banyuwangi (Lei) – Taman Wisata Alam Kawah Ijen yang berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondosowo, Jawa Timur ditutup sementara akibat mengeluarkan gas beracun pada Rabu (21/3) malam.

Semburan gas dari Kawah Ijen membuat 30 orang langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat akibat keracunan gas.

Image result for kawah ijen

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hari ini kami merekomendasikan untuk penutupan jalur pendakian ke Gunung Ijen karena adanya gas Image result for kawah ijenberacun yang masih diselidiki penyebabnya oleh petugas di lapangan,” kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Ijen Bambang Heri Purwanto, seperti yang dilansir dari Antara pada Kamis
“Wisatawan dan para penambang tidak diperbolehkan naik ke Kawah Ijen untuk sementara waktu, sehingga kami imbau kepada siapapun untuk tidak mendekati radius 1 kilometer dari bibir kawah karena berbahaya,” lanjutnya.

Puluhan orang yang mengalami keracunan merupakan warga di Kali Banyupahit dan Watucapil Bondowoso.

Sebagian korban yang terdampak gas beracun sudah dibawa ke Puskesmas Sempol dan RSUD Bondowoso.

Dijelaskan Bambang, pihaknya langsung menurunkan petugas ke lapangan untuk mengecek sumber gas beracun. Pengecekan tersebut juga terkendala oleh curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari terakhir ini.

Status Gunung Ijen masih normal, meskipun ada peningkatan gempa vulkanik yang tidak signifikan dan keluarnya gas beracun dari kawah gunung yang memiliki ketinggian 2.368 meter dari permukaan laut itu.

“Selama dua hari ini aktivitas kegempaan Gunung Ijen, yakni gempa vulkanik dangkal, mengalami peningkatan namun tidak signifikan. Berdasarkan data, pada 18 Maret tercatat 11 kali gempa vulkanik dangkal dan pada 20 Maret terekam 22 kali gempa vulkanik dangkal, namun status Gunung Ijen masih normal,” ujar Bambang.

Sementara itu, Kepala Resor Taman Wisata Alam Ijen KSDA Sigit Ariwibowo membenarkan informasi yang menyebutkan Gunung Ijen mengeluarkan gas beracun dan kejadian diperkirakan terjadi pada Rabu (21/3) pukul 19.00 WIB.

“Kalau radiusnya belum bisa diprediksi karena sebelum mengeluarkan gas beracun terjadi ledakan dari Kawah Ijen dan asap mengikuti arah angin ke barat (ke Bondowoso),” kata Sigit.

Sigit menambahkan, warga yang tinggal di lereng Gunung Ijen (Dusun Margahayu, Dusun Watu Capil dan Dusun Curah Macan, Desa Kalianyar, Kecamatan Ijen) saat ini masih diungsikan ke kantor Kecamatan Ijen.

Kawah Ijen merupakan satu dari sekian banyak objek wisata yang dipromosikan oleh Banyuwangi, selain Taman Nasional Alas Purwo, Teluk Hijau, Pantai Plengkung, dan Pantai Merah.

Sepanjang tahun lalu, sebanyak 154 ribu turis mendatangi objek wisata alam tersebut.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

9 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami