HEADLINESHukum

Kebebasan Pers Dan “Hoax” Berkonsekuensi UU

BTN iklan

Jakarta, LEI- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan kebebasan pers dan penyebaran berita bohong atau “hoax” di Indonesia sama-sama memiliki konsekuensi berdasarkan Undang-undang.

“Kebebasan pers dijamin UU 40/1999 yang di Indonesia tidak ada PP dan Permennya, artinya tidak ada intervensi pemerintah terhadap ‘landscape’ pers Indonesia,” kata Rudiantara usia pembukaan acara peringatan Hari Kebebasan Pers Se-dunia 2017 di Balai Sidang Jakarta (JCC), Rabu.

Undang-undang No 40 Tahun 1999 tentang Pers di Indonesia terdiri atas 10 bab dan 21 pasal yang mengatur kerja jurnalistik pers dan media massa, termasuk tentang Dewan Pers sebagai lembaga pengawas.

Sementara terkait “hoax”, Menkominfo mengatakan pelakunya, baik yang membuat maupun yang menyebarkan melalui media sosial dapat dikenai tuntutan pelanggaran Undang-Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Sebetulnya di internet boleh apa saja kecuali yang dilarang sebagaimana pasal 27, 28, 29 UU ITE, seperti ‘hate speech’, penipuan, pornografi, perjudian, dan sebagainya,” kata dia.

Rudiantara menjelaskan bahwa kebebasan pers tanpa intervensi pemerintah tersebut harus diiringi produk-produk jurnalistik yang sesuai kode etik dan sensor internal yang berpengaruh pada kredibilitas.

Sejalan dengan itu, penggunaan media sosial secara bijak juga sangat diharapkan untuk memberantas “hoax”, dan Menkominfo mengatakan pihaknya terus mempromosikannya, salah satunya dengan menggandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk sosialisasi di sekolah-sekolah.

“Jadi, jika ada berita yang mengadung unsur yang dilarang UU ITE itu mengacunya pelanggaran UU ITE, bukan kategori produk jurnalis,” kata dia.

Menkominfo Rudiantara hadir di JCC mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla yang membuka acara peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia 2017 yang juga dihadiri Direktur Jenderal Badan Pendidikan Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO) Irina Bokova dan mantan Presiden Timor-Leste dan pemenang Nobel Perdamaian 1996 Jose Ramos-Horta.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

71 Komentar

  1. incontri gay varese e provincia Miss texas dating correa incontri gay viterbo
    siena incontri gay milanuncios gay huelva incontri gay sex
    gay alessandria incontri milanuncios contactos mujeres santiago incontri gay ladispoli
    incontri gay vt putas en leganes incontri gay in trentino
    incontri gay lago maggiore traductor vasco espaГ±ol online gratis bakeca incontri gay caltanissetta
    incontri gay reggio calabr Austin dating backpage sito d incontri gay
    vivastreet incontri gay foggia Mature dating sheepshead bay, brooklyn, ny, usa bacheca incontri gay livorno
    incontri gay catania bakeca milanuncios gay huelva incontri gioiatauro gay
    incontri gay altamura terra chat cibersexo incontri gay bitonto

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami