Internasional

Kecelakaan Kereta Api di Afrika Selatan, 200 Lebih Penumpang Luka-luka

BTN iklan

JOHANNESBURG, Lei — Insiden kecelakaan kereta kembali terjadi di Afrika Selatan, Selasa (9/1/2018). Kali ini sebuah kereta menabrak rangkaian kereta lain yang tengah berhenti di stasiun.

Pengatur Keselamatan Kereta (RSR) Afrika Selatan mengatakan, insiden kali ini sepenuhnya disebabkan human error atau kesalahan petugas.

Disampaikan dalam pernyataannya, satu rangkaian kereta diberi izin memasuki stasiun di Germinston, timur Johannesburg, saat masih ada kereta lain di stasiun.

Benturan antara kedua kereta pun tidak terelakkan.

“Bagian depan rangkaian kereta yang datang menghantam bagian belakang kereta yang tengah berhenti,” tulis pernyataan RSR dikutip AFP.

Sebanyak 226 penumpang di kedua kereta dilaporkan mengalami luka ringan dan sedang.

Insiden kereta ini, meski tidak menimbulkan korban jiwa, terjadi kurang dari sepekan sejak tabrakan kereta yang menewaskan 19 orang, termasuk empat anak-anak, pada Kamis (4/1/2018).

Kepolisian Afrika Selatan tengah menggelar investigasi dengan tuduhan pembunuhan pada insiden tersebut.

Sementara dari partai oposisi Aliansi Demokratik melihat dua insiden terjadi dalam waktu sangat dekat menunjukkan kurangnya investasi dari sisi keamanan kereta.

Data tahun 2016/2017 mencatat 495 korban tewas dan 2.097 luka-luka terkait jaringan perkeretaapian di Afrika Selatan.

Namun, Menteri Transportasi Joe Maswanganyi bertahan dengan menyebut buruknya jaringan kereta api di negara itu karena telah diabaikan selama masa pemerintahan apartheid yang berakhir pada 1994.

Pemerintah telah menyisihkan anggaran 452 juta dollar AS (sekitar Rp 6,4 triliun) untuk perbaikan sejak 2015 hingga 2018.

“Jaringan perkeretaapian kita telah terbengkalai selama bertahun-tahun akibat tidak adanya investasi oleh pemerintahan apartheid,” kata Maswanganyi.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami