Internasional

Kecerobohan Pekerja Picu Ledakan Tambang Terburuk di Oklahoma

BTN iklan

Lei- ledakan dahsyat mengguncang Krebs, Oklahoma, pada 7 Januari 1892. Ledakan tersebut menewaskan sekira 100 orang dan merupakan bencana pertambangan terburuk dalam sejarah negara bagian Amerika Serikat (AS) itu.

Ulah para pemilik tambang yang mementingkan keuntungan dibandingkan keamanan diduga menjadi penyebab kecelakaan tersebut.

Pada abad ke-19, kota yang berada di Tenggara Oklahoma itu memang merupakan pusat pertambangan besar. Karena itulah Pemerintah Federal AS memerintahkan rumah-rumah warga digusur demi pembebasan lahan.

Sejak saat itu, sikap acuh tak acuh perusahaan soal keselamatan sudah terlihat. Namun masih banyak imigran yang bersedia bekerja keras dalam kondisi berbahaya di sana. Kebanyakan dari mereka keturunan Italia dan Rusia.

 Salah satu tambang yang berada di sana adalah tambang nomor 11 milik Osage Coal & Mining Company yang dikenal memiliki kondisi yang buruknya. Kondisi tersebut membuat biaya upah pekerja dan perawatan melambung tinggi.

Sialnya, perusahaan malah merekrut tenaga kerja tak terampil, bahkan untuk pekerjaan  bidang yang berbahaya seperti penanganan bahan peledak dan amunisinya. Mereka hanya diberi sedikit pelatihan dan langsung dikirimkan untuk bekerja.

Pada sore hari, 7 Januari 1892, saat ratusan pekerja sedang menambang, seorang pekerja yang tak berpengalaman berulah dan melakukan sesuatu yang ternyata memicu ledakan di penyimpanan bahan peledak.

Sekira 100 penambang langsung tewas terkubur atau terbakar di sana. Sementara 150 lainnya, menderita luka parah. Tidak hanya tambang, rumah-rumah sementara di Krebs pun kena dampaknya.

Kejadian itu cukup lama terlupakan. Baru pada 2002, korban bencana pertambangan Kreb dihormati dengan sebuah monumen di lokasi tambang tua tersebut.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 + 20 =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami