Hukum

Kejagung: Dukungan Perindo ke Jokowi Tak Pengaruhi Penyidikan Kasus Mobile 8

BTN iklan

Jakarta, LEI – Jaksa Agung H Muhammad Prasetyo menyatakan dukungan Partai Perindo kepada Joko Widodo (Jokowi) untuk maju sebagai calon presiden 2019 tidak akan memengaruhi penyidikan kasus dugaan korupsi restitus pajak PT Mobile 8 Telecom.

Prasetyo di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Jumat (4/8/2017), menegaskan, dukungan itu tidak akan memengaruhi penyidikan kasus dugaan korupsi restitusi Mobile 8 karena penegakan hukum dan politik merupakan dua hal berbeda.

“Hukum adalah hukum, politik adalah politik. Kalau kita terpengaruh, nanti kalian semakin menuduh kita bahwa hukum ini alat politik,” ujar Prasetyo.

Karena dukungan politik itu tidak memengaruhi proses hukum, Prasetyo menegaskan penyidikan kasus dugaan korupsi restitusi pajak PT Mobile 8 di Kejagung akan terus berjalan.

“Ya jalan terus, jalan terus. (Tersangka baru) ya masih didalami, kita tidak harus terburu-buru a, b, c sebagai tersangka karena bagaimanapun perlu kehati-hatian,” katanya.

Atas dasar itu, Prasetyo kembali menegaskan, bahwa hukum dan politik merupakan dua hal berbeda. “Jadi kembali ya, hukum adalah hukum, politik adalah politik. Masing-masing punya jalurnya sendiri. Punya koridor sendiri-sendiri,” katanya.

Kejagung kembali menyelidiki kasus dugaan korupsi restitusi pajak PT Mobile 8 Telecom setelah menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru. Spirdik baru diterbitkan setelah Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menganulir status tersangka Komisaris PT Bhakti Investama, Hary Djaja; dan mantan Direktur Mobile 8 Telecom, Anthony Candra, dalam kasus Mobile 8.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami