Hukum

Kejagung Sita Aset Benny Termasuk PT. Rimo Internasional Lestari.

Kasus Korupsi ASABRI menggeret banyak Aset.

BTN iklan

LEI, Jakarta- PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) buka suara atas aset perusahaan yang disita oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Aset perusahaan disita karena diduga terkait dengan kasus hukum yang menimpa Benny Tjokrosaputro dalam dugaan korupsi PT Asabri.

Pihak perusahaan milik adik Benny Tjokro itu memastikan masalah yang terjadi merupakan kasus pribadi Benny. Oleh karena itu tak ada kaitannya dengan perusahaan dan semua anak perusahaan.

“Perseroan dan semua entitas anaknya tidak pernah melakukan hubungan kerja sama dalam bentuk apapun dengan PT Asabri, oleh karena itu Perseroan berusaha agar aset yang sekarang dalam penyitaan dapat dikembalikan pada Perseroan,” kata Direktur Utama Rimo, Teddy Tjokrosapoetro lewat keterbukaan informasi dikutip LEI, Kamis (8/4/2021).

Berdasarkan informasi dari anak perusahaan, yaitu PT Hokindo Properti Investama, Kejagung telah melakukan penyitaan terhadap 9 aset yang dimiliki oleh anak perusahaan.

Aset disita untuk dijadikan barang bukti dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dan dana investasi oleh PT Asabri (Persero). Sementara ini, pihaknya menunggu sampai adanya putusan yang berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Teddy menjelaskan semua entitas anak yang asetnya disita otomatis menyebabkan operasionalnya lumpuh. Pihaknya tidak bisa melanjutkan kepengurusan perizinan dan pembangunan proyek-proyek perumahan yang sudah direncanakan dari dulu. Kata dia, hal itu mengancam kelangsungan hidup perseroan.

“Semua entitas anak yang asetnya disita otomatis operasionalnya lumpuh, sehingga perseroan tidak bisa melanjutkan kepengurusan perizinan dan pembangunan proyek-proyek perumahan yang sudah mengancam kelangsungan hidup perseroan,” katanya.

“Dengan lumpuhnya operasional dan disitanya sebagian besar aset entitas anak perseroan dan berhentinya semua proyek yang sedang direncanakan untuk dibangun ataupun yang sudah dibangun, maka dapat dipastikan kondisi keuangan Perseroan pun akan lumpuh total,” tambahnya.

Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami