Hukum

Kejagung Tahan Dua Tersangka Korupsi Dana Swakelola Banjir

BTN iklan

Jakarta, LEI – Penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) menahan dua orang tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana kegiatan swakelola banjir pada Suku Dinas Pekerjaan Umum (Sudin PU) Tata Air Jakarta Utara.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, M Rum, di Jakarta, Jumat (24/2), mengatakan, kedua tersangka yang ditahan penyidik adalah KA selaku Kasi Pemeliharaan Sudin Pekerjaan Umum Jakarta dan S merupakan mantan Bendahara Pengeluaran Tahun 2013-2014.

Penyidik menahan KA dan S setelah memeriksa mereka sebagai tersangka. Keduanya ditahan atas pertimbangan yang bersangkutan dikhawatirkan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti, dan atau mengulangi tindak pidana.

Penyidik menjebloskan tersangka KA dan S ke Rumah Tahanan (Rutan) Negara Salemba Cabang Kejagung. Mereka harus mendekam selama 20 hari terhitung mulai 20 Februari sampai dengan 11 Maret 2017. Penahanan bisa diperpanjang untuk kepentingan penyidikan.

‎Kejagung meningkatkan perkara ini ke penyidikan karena kegiatan yang didanai dari APBD dan APBD-P sebesar Rp 92,2 milyar tersebut terjadi penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami