Hukum

Kejaksaan Agung Ngotot Rp2,5 Miliar

BTN iklan

JAKARTA/Lei  – Kejaksaan Agung berkukuh biaya untuk menjalankan sita eksekusi aset Yayasan Supersemar sebesar Rp2,5 miliar, kendati Pengadilan Jakarta Selatan (PN Jakarta Selatan) selaku eksekutor hanya membutuhkan biaya Rp48,8 juta.

Humas PN Jakarta Selatan Made Sutrisna mengatakan, dana sebesar Rp48,8 juta itu nantinya digunakan sebagai biaya akomodasi juru sita untuk melaksanakan sita aset Yayasan Supersemar yang telah diverifikasi Kejaksaan Agung.

“Saya tanya juru sita apa betul ada Rp2,5 miliar? Nggak betul itu Pak, katanya. Saya lihat angkanya Rp48,8 juta,” ujar Made Sutrisna

Adapun, daftar aset yang saat ini telah diverifikasi Kejaksaan Agung adalah 113 rekening giro dan deposito atas nama Supersemar. Selain itu, juga ada tanah dan bangunan di Jakarta dan Bogor, Jawa Barat.

Tanah dan bangunan di Jakarta yang dimaksud adalah Gedung Granadi di kawasan Kuningan, tempat berkantornya yayasan yang dikelola oleh keluarga Soeharto, salah satunya Yayasan Supersemar.

Menurut dia, permintaan biaya Rp48,8 juta tersebut juga sudah dituangkan dalam surat yang telah dikirimkan PN Jakarta Selatan ke Kejaksaan Agung pada 9 Mei 2016.

“Misalnya, PN Jaksel mendelegasikan juru sita dari PN Bogor untuk meninjau lokasi tanah yang akan disita, tentu hal tersebut membutuhkan biaya.”

Dia menjelaskan, PN Jakarta Selatan sebagai eksekutor hanya bertanggung jawab hingga aset yang akan dijadikan objek untuk pembayaran beralih ke pemohon, dalam hal ini Kejaksaan Agung. Selanjutnya, mengenai adminsitrasi aset adalah kewajiban pemohon.

Di sisi lain, Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengatakan, kebutuhan dana Rp2,5 miliar tersebut merupakan total biaya untuk mengembalikan kerugian negara Rp4,4 trilun yang disebabkan oleh yayasan milik keluarga Soeharto itu.

Sementara itu, angka Rp48,8 juta yang disebutkan oleh PN Jakarta Selatan, lanjutnya, hanya untuk mengeksekusi aset yang datanya telah diverifikasi dan diserahkan Kejaksaan Agung kepada panitera.

“Kalau misalkan lebih, nanti dikembalikan, tidak mungkin uang ditilep,” ujarnya.

Namun demikian, Prasetyo tidak memberikan rincian dari kebutuhan Rp2,5 miliar tersebut. Dia mengatakan, angka itu berasal dari perkiraan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Bambang Setyo Wahyudi.

Menurut dia, Bambang hanya menyebutkan satu contoh dari penggunaan anggaran tersebut, yakni dipersiapkan untuk kebutuhan tambahan tenaga pengamanan. Namun, hingga berita ini diturunkan, Bambang tidak merespons panggilan telepon dan pesan singkat Bisnis.

Dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR beberapa waktu lalu, Kejaksaan Agung meminta tambahan anggaran dalam APBNP 2016 untuk biaya pelaksanaan eksekusi sita aset Yayasan Supersemar. Jaksa Agung Muhammad Prasetyo mengatakan salah satu alasan penambahan anggaran adalah estimasi kebutuhan dana untuk pelaksanaan eksekusi tersebut sebesar Rp2,5 miliar.

KEWAJARAN

Secara terpisah, anggota Komisi III DPR Arsul Sani mengatakan, komisinya tidak diperbolehkan membahas permintan anggaran sampai satuan tiga. Satuan tiga adalah detail biaya yang dibutuhkan setiap tindakan penyitaan, yang nantinya akan dibahas di badan anggaran.

Mengenai kewajaran jumlah anggaran, dia menyerahkan hal tersebut kepada Badan Pemeriksa Keuangan untuk mengaudit setelah pelaksanaan sita dan lelang rampung. “Tentu nanti kalau itu digunakan pagunya Rp2,5 miliar akan diaudit oleh BPK. Kewajarannya bisa kita ketahui ketika BPK mengaudit,” katanya.

Yayasan Supersemar telah diputus bersalah oleh pengadilan pascamenyalurkan dana ke satu bank dan tujuh perusahaan pada periode 1990-an. Para penerima dana Supersemar saat itu adalah Bank Duta, PT Sempati Air, PT Kiani Lestari, PT Kiani Sakti, PT Kalhold Utama, Essam Timber, PT Tanjung Redep Hutan Tanaman Industri, dan Kelompok Usaha Kosgoro.

Berdasarkan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung pada 8 Juli 2015, Yayasan Supersemar diwajibkan membayar kerugian negara sebesar US$315 juta dan Rp139,2 miliar atau sekitar Rp4,4 triliun.  (bisnis.com)

Perlihatkan Lebih

2 Comments

  1. 893039 982600This design is incredible! You certainly know how to maintain a reader amused. Between your wit and your videos, I was almost moved to start my own blog (well, almostHaHa!) Amazing job. I really loved what you had to say, and more than that, how you presented it. Too cool! 620636

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami