BTN iklan
HEADLINESHukumLiputanTekno

Kelompok Hacker “Surabaya Black Hat” Ditangkap Atas Kerjasama Polri Dengan FBI

JAKARTA (LEI)- Petugas Polda Metro Jaya menangkap komplotan peretas sejumlah situs (hacker), “Surabaya Black Hat” (SBH) berinisial KPS, ATP, NA dan WWN.

Robertus mengatakan para tersangka meretas sistem pengamanan situs dalam dan luar negeri kemudian mengancam dengan meminta sejumlah uang.

Berdasarkan pengakuan kepada penyidik, para tersangka awalnya melalukan aktivitas biasa pada dunia maya atau siber.

Diungkapkan Robertus namun usai menjalani aktivitas siber para tersangka membobol sistem pengamanan sejumlah situs milik orang lain.

Setelah meretas, para tersangka menawarkan jasa perbaikan situs dengan meminta bayaran menggunakan Paypal dan Bitcoin.

Tersangka menawarkan jasa perbaikan sistem pengamanan situs melalui surat elektronik dengan bayaran menggunakan Paypal kisaran Rp5 juta.

“Jika tidak mau membayar maka jaringan sistem pengamanannya akan rusak,” tutur Robertus.

Robertus menambahkan salah satu tersangka berinisial WWN merupakan tersangka kasus pornografi anak pada akun Facebook “Official Candy’s Group”.

Grup pornografi anak melalui facebook itu dibongkar penyidik Polda Metro Jaya pada Maret 2017 lalu.

Anggota Polda Metro Jaya masih memburu dua tersangka lainnya yang masih buron terkait aksi peretasan situs tersebut.

Berdasarkan data sementara, setiap tersangka setidaknya telah menyasar 600 website. “Bukan website saja tapi juga sistem IT.

Total ada 44 negara dan tidak menutup akan bertambah. Ini masih dalam pengembangan penyelidikan,” ujar Roberto.

Sementara itu, empat tersangka dijerat Pasal 30 juncto Pasal 46 dan atau Pasal 29 juncto 45B dan atau Pasal 32 juncto Pasal 48 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 3, 4, dan 5 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.

Jika kejadian  Hacker adalah Persuhaan America Yurisdiksi di amerika maka sesuai dengan Prinsip KUHP tidak dalam teritorial Indonesia, mk sianak tsb hrs dibebaskan

Secara hukum jika diterapkan UU ITE demikian pula yurisdiksi pelanggaran di luar wilayah Indonesia

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close