BTN ads
Internasional

Keluarnya Filipina Awal dari Kejatuhan Mahkamah Kriminal Internasional

MANILA, (LEI) – Filipina mengklaim, keluarnya mereka dari Mahkamah Kriminal Internasional (ICC) adalah awal dari kejatuhan institusi tersebut. Sebab, Manila yakin negara-negara lain akan segera mengikuti langkahnya dan negara-negara nonanggota tidak akan mau untuk bergabung.

Sebagaimana diketahui, Filipina menyatakan keluar dari ICC karena merasa ada pelanggaran dalam proses hukum institusi yang berbasis di Den Haag, Belanda, itu. Juru bicara Kepresidenan Filipina, Harry Roque mengatakan, Presiden Rodrigo Duterte yakin ada konspirasi di lembaga tersebut dan PBB.

“ICC sudah kehilangan sekutu kuat di Asia. Tidak aka nada negara baru yang akan bergabung karena kami dikenal sebagai pembela nomor satu hak asasi manusia dan demokrasi di dunia,” ujar Harry Roque, melansir dari Reuters, Kamis (15/3/2018).

Ironisnya, Harry Roque yang merupakan mantan pengacara, adalah orang yang paling getol menginginkan Filipina masuk ke ICC pada 2011. Ia mengingatkan bahwa keluarnya Filipina akan menjadi bola salju bagi negara lain untuk meninggalkan ICC.

“Ini adalah awal dari kejatuhan ICC. Mereka tidak akan punya yurisdiksi terhadap Filipina dan Presiden Duterte tidak akan pernah menyerahkan diri kepada ICC,” imbuh Harry Roque.

Pernyataan senada diungkapkan oleh penasihat hukum Kepresidenan Filipina, Salvador Panelo. Ia mengatakan, Presiden Duterte merasa ICC sudah menjadi alat untuk menekan (opresi) serta alat untuk mengolok-olok suatu negara.

Selain ICC, Duterte juga menyerang PBB, dalam hal ini pelapor khusus HAM. Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu 14 Maret, Presiden Rodrigo Duterte mengatakan bahwa para pelapor khusus sedang berusaha memberikan citra dirinya seorang pelanggar HAM yang kejam dan tak punya hati.

Keputusan itu dikecam oleh kelompok pembela HAM serta praktisi hukum. Duterte dianggap berupaya menghindari peradilan dan tanggung jawab. Mereka juga menilai keluarnya Filipina tidak akan banyak berguna, sebab yurisdiksi berlaku secara retroaktif selama periode keanggotaan. (okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Komentar Anda...

Related Articles

Close
Close