Ekonomi

Kemenkop dan UKM Gandeng Grab Dorong Jutaan UKM “Go Online”

BTN iklan

Jakarta, LEI – Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM menggandeng perusahaan tranportasi berplatform online, Grab Indonesia, untuk mendorong jutaan UKM Indonesia online , termasuk untuk bermitra mengembangkan Kios Dagang Untuk Online (KUDO).

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, I Wayan Dipta, dalam keterangan tertulis yang diserukan di Jakarta, Senin (16/4/2018), mengatakan pihaknya telah melakukan
pembahasan untuk mendorong agar lebih banyak UKM di Indonesia untuk go online dan memanfaatkan platform internet berbasis untuk memasarkan produk-produk terbaiknya.

“Kami sudah bertemu dengan pimpinan Grab membahas hal ini. Grab memiliki berbagai program selain usaha-usaha yang bergerak dalam berbagai kemitraan dengan UKM di Indonesia yang bergerak di berbagai bidang, seperti makanan, minuman, dan toko ritel,” katanya.

Saat ini, sudah sekitar 2 juta UKM di Tanah Air menjadi mitra Grab dan angka yang akan dilonjak menjadi 8 juta UKM sampai 2019. Untuk tujuan itu, Wayan mengatakan, pihaknya akan bersama Grab Indonesia melakukan roadshow menyosialisasikan kepada UKM untuk memanfaatkan platform online dalam memasarkan produk mereka.

“Untuk UKM ritel, misalnya, Grab sudah tuntaskan akan mempromosikan produk UKM online secara online , bahkan dalam hal ini juga termasuk pembayaran pembayaran e-payment yang baik dan konsumen,” katanya.

UKM sendiri juga memberikan peluang untuk bermitra dalam program KUDO, yaitu sebuah perusahaan teknologi yang menciptakan platform yang memberikan peluang kepada masyarakat Indonesia untuk memiliki peluang usaha dengan menjadi vendor produk dari berbagai usaha ternama.

“Itu juga memungkinkan masyarakat untuk membuka pembayaran, secara online . Itu yang akan kita garap bersama,” katanya.

Pihaknya sendiri juga akan menyajikan dan memberikan rekomendasi UKM-UKM binaan yang paling siap untuk bermitra dengan Grab atas rekomendasi dari dinas-dinas yang membawahi koperasi dan UKM di daerah-daerah.

“Dengan cara ini, kami akan ke depan akan semakin banyak UKM di Indonesia yang bisa online. Grab juga sudah bisa maju dengan 100 juta UKM di ASEAN pada 2025,” katanya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close