Ekonomi

Kemenkop dan UKM Kembali Raih WTP

BTN iklan
Jakarta, LEI – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan informasi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM atas laporan keuangan Kemenkop dan UKM tahun 2017.
Prestasi ini merupakan ketiga kalinya berturut-turut, Kemenkop dan UKM meraih WTP. Penyerahan Hasil Pemungutan di atas Laporan yang dikeluarkan oleh Anggota II BPK, Agus Joko Pramono, dan diterima langsung oleh Menkop dan UKM Puspayoga, di gedung BPK, Jakarta, Selasa (5/6/2018).
Puspayoga dalam siaran pers, menentukan WTP yang tidak termasuk dari semangat dan kerja keras untuk menjaga dan meningkatkan Sistem Pengendalian Internal (SPI) melalui pengawasan yang intensif dan berkelanjutan pada semua unit kerja di Kemenkop dan UKM dengan mengacu pada peraturan arus-undangan yang berlaku.
“Program / kegiatan di setiap Unit Kerja Pemantauan Sistem Pengendalian Internal agar tetap memenuhi standar Standar Keuangan Keuangan Negara,” kata Puspayoga.
“Saya berterima kasih kepada Tim BPK yang telah bekerja secara profesional dalam pelaksanaan pemeriksaan keuangan di Kemenkop dan UKM,” kata Puspayoga.
Peningkatan Kualitas Opini
Agus mengatakan berdasarkan pemeriksaan terhadap 88 laporan keuangan (87 LKKL, 1 LKBUN), ada tren kenaikan kualitas opini.
BPK memberikan opini WTP terhadap 80 LKKL / LKBUN (91%) yang meningkat dibandingkan Tahun 2016 sebanyak 74 LKKL (84%), “jelas Agus.
Agus melanjutkan, BPK telah menyampaikan temuan-temuan mengenai sistem pengendalian intern dan penyelesaian terhadap peraturan-undangan. Atas temuan-temuan tersebut, lanjut dia, BPK memberikan rekomendasi untuk pemerintah untuk perbaikan dan pertanggungjawaban APBN tahun mendatang.
Yang dimaksudkan, yaitu sistem informasi informasi keuangan dan pengeluaran perpajakan; harga lebih dari harga penjualan solar dan premium; dan membuat kebijakan yang tepat untuk BPJS kepada pihak Rumah Sakit dan peserta.
“BPK juga mendorong semua lembaga / lembaga yang menyediakan dana dalam pengelolaan PNBP, Belanja, Investasi, Aset Tetap, dan Utang pada K / L, serta bersama-sama dengan DPR RI untuk mengatur parameter yang ditentukan,” imbuhnya.
Kata kunci
Perlihatkan Lebih

4 Comments

  1. It’s truly a nice and helpful piece of info. I’m happy that you just shared this useful
    info with us. Please keep us up to date like this. Thank you for
    sharing.

  2. Oh my goodness! Awesome article dude! Thank you, However I am going through problems with your RSS.
    I don’t know why I cannot subscribe to it. Is there anyone else having similar RSS issues?
    Anyone who knows the solution will you kindly respond?
    Thanks!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami