Ekonomi

Kemenkop Dukung PBNU dan Kementan Tanam Jangung Libatkan Pesantren

BTN iklan

Jakarta, LEI – Sekretaris Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan UKM, Agus Muharram, mengatakan Kemenkop dan UKM mendukung kerja sama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menanam jagung melibatkan pesantren.

“Kemenkop dan UKM mendukung gerakan penanaman komoditas pertanian yang merupakan kerja sama PBNU dengan Kementerian Pertanian dan Kemendes PDTT ini,” kata Agus dalam keterangan pers, Selasa (20/3/2018).

Agus menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri acara “Road to Pesantren Agro” bertema Peran Serta PBNU dalam Pemberdayaan Umat Melalui Program Pertanian Untuk Mewujudkan Nawacita Kedaulatan Pangan Indonesia di Kantor Pusat PBNU, Jakarta, Senin (19/3/2018).

Menurut Agus, Kemenkop dan UKM memiliki sejumlah program strategis maupun program kerja sama dengan kementerian lain yang bisa dimanfaatkan/diakses oleh UKM, kelompok tani, koperasi yang memenuhi persyaratan.

Agus memaparkan, Kemenkop dan UKM memiliki Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM di 53 kabupaten/provinsi yang bisa dijadikan semacam “Rumah Sakit” bagi Koperasi dan UMKM. Di kelembagaan, Kemenkop dan UKM memiliki program bantuan bagi pendirian koperasi, dengan dana subsidi Rp 2,5 juta untuk pendirian akta koperasi ke notaris.

Bagi koperasi dan UMKM yang butuh pelatihan juga disediakan dari pelatihan perkoperasian, kewirausahaan sampai vocational (keterampilan). “Di daerah juga disediakan dana dekonsentrasi untuk program pelatihan ini. Jadi tingggal menghubungi saja dinas koperasi setempat,” katanya.

Agus menambahkan untuk pembiayaan, Kemenkop dan UKM memiliki Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) dengan suku bunga pinjaman yang relatif murah yakni 4,5% pertahun bagi UKM dan 7% untuk koperasi.

Selain itu, ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan bank BUMN dan BPD dan beberapa bank swasta, dengan bunga 7% pada 2018 ini. Bagi usaha mikro juga ada pembiayaan Ultra Mikro dengan suku bunga yang sangat murah, hanya 2,5% per tahun, yang merupakan kerjasama Kemenkop dan UKM dengan Kementerian Keuangan melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP).

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami