Internasional

KENYA TAWARKAN 20.000 DOLAR AS BAGI PELAPOR MENGENAI PELAKU TEROR

BTN iklan

Nairobi, Kenya,(Lei) – Polisi Kenya pada Sabtu menawarkan hadiah 20.000 dolar AS buat pemberi keterangan yang akan mengarah kepada penangkapan tersangka utama pelaku teror di balik serangkaian serangan di wilayah pantai termasuk pembunuhan.

Polisi juga menyebarkan gambar Ali Zira, yang dicari karena melakukan kegiatan yang berkaitan dengan pembunuhan pengusaha terkenal pada 2014 di Kota Pantai Malindi.

“Lembaga keamanan sekarang menyeru setiap orang yang memiliki informasi mengenai tersangka untuk memberi keterangan kepada polisi,” kata laporan tersebut, yang dikeluarkan oleh polisi, sebagaimana dikutip Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu malam. Polisi mendesak rakyat Kenya agar bekerjasama dengan polisi guna membebaskan negeri itu dari anasis teror.

Menurut lembaga keamanan, Zira dan dua rekannya menembak Ahmed Bakshwen tiga kali di kepala saat ia berada di dalam mobilnya, serangan yang belakangan dikaitkan dengan kelompok teror Ash-Shabaab.

“Tersangka tersebut, yang melarikan diri dan dicari oleh polisi, dikatakan menjadi penasehat kegiatan Ash-Shabaab di wilayah pantaqi dan terlibat dalam perencanaan serta pelaksanaan serangan,” kata polisi di dalam laporannya.

Polisi mengatakan pelaku teror yang melarikan diri dari peningkatan serangan di Somalia Selatan oleh pasukan Misi Uni Afrika di Somalia (AMISOM) dilaporkan telah mengirim lima penyerang untuk memimpin serangan yang direncanakan di Kenya.

Polisi menyatakan mereka telah mengidentifikasi Zira sebagai agen penting Ash-Shabaab, yang dipercaya menjadi pembunuh di pantai dan dilaporkan telah menjadi otak sejumlah serangan di wilayah pantai.

“Zira juga memiliki hubungan dengan beberapa pembunuhan lain termasuk pembunuhan personel polisi cadangan Ahmed Salim Aliyah dan Faiz Mbalaus di Malindi, hampir kurang dari satu pekan setelah pembunuhan Bakshwen,” kata polisi.

Negara Afrika Timur itu menghadapi kondisi tidak aman sementara serangan bom dengan menggunakan bahan peledak rakitan dan granat telah makin sering terjadi di wilayah pantai dan bagian timur-laut negeri tersebut sejak prajurit Kenya memasuki Somalia pada 2011 untuk mengamankan daerah perbatasan bersama dengan Somalia.

Personel polisi juga telah meningkatkan keamanan di semua instalasi penting di seluruh negeri itu terutama di sepanjang perbatasan dengan negara tetangganya, Somalia, tempat petempur yang memiliki kaitan dengan Al-Qaida melancarkan aksi perlawanan guna menghindari pembalasan.

Laporan polisi itu juga memperlihatkan Zira diduga termasuk otak serangan terhadap warga non-lokal di wilayah pantai.

Ia diduga telah terlibat dalam serangan di Mpeketoni pada 2014; lebih dari 60 warga sipil tewas dalam satu serangan paling mematikan di wilayah pantai.

Zira dikatakan telah bergabung dengan kelompok garis keras tersebut pada 2012, ketika ia pergi ke Somalia –tempat ia menerima pelatihan dan berperang bersama petempur Ash-Shabaab.

Ia belakangan menyusup kembali ke negerinya, tempat ia mendirikan pangkalan di Malindi, dan bekerjasa secara erat dengan pelaku teror lain yang dicari, Ahmed Said Omar –alias Dogo.

Ada laporan bahwa Zira adalah pembunuh yang memiliki hubungan erat dengan Hussein Said Omar, alias Babli –tersangka pelaku teror yang paling dicari yang telah menembak hingga tewas perwira keamanan setelah pertempuran sengit di Bamburi.(Antara/Xinhua-OANA)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami