LiputanNasional

Kepala Daerah yang Terapkan “New Normal” Lebih Populer Ketimbang PSBB

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Y-Publica melakukan survey melalui sambungan telepon kepada 1200 responden yang mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Survey ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar dampak Covid-19 kepada masyarakat Indonesia. Ternyata sebagian besar publik menyatakan akan lebih mendukung kepala daerah yang menerapkan new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) dibanding pembatasan sosial berskala besar (PSBB)

“Sebanyak 85,1 persen responden survei lebih memilih pemimpin yang menerapkan New Normal dengan memperhatikan protokol kesehatan, seperti jaga jarak, memakai masker, dan cuci tangan,” kata Direktur Eksekutif Y-Publica, Rudi Hartono, dalam press release di Jakarta, Rabu (22/7).

Menurut Rudi, masyarakat menginginkan kehidupan normal karena tidak ingin kehilangan pekerjaan dan pendapatan yang bisa berujung pada kelaparan. Hanya sebagian kecil yang mendukung PSBB (10,3 persen), dan sisanya menyatakan tidak tahu/tidak menjawab (4,6 persen).

“PSBB dianggap sebagai pilihan orang-orang kaya yang egois dan tidak memiliki tanggung jawab kepada siapa pun, terutama karyawan atau buruh,” lanjut Rudi. Bagi sebagian besar responden, New Normal dengan protokol kesehatan yang baik diangap jalan terbaik untuk menangani dampak kesehatan sekaligus dampak ekonomi akibat pandemi.

Menurutnya, sikap publik ini harus menjadi perhatian bagi para kepala daerah, lebih-lebih menjelang pelaksanaan Pilkada. “Kepala daerah petahana maupun calon kepala daerah yang memilih New Normal berpeluang meraih dukungan lebih besar dari para pemilih,” pungkasnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami