KesehatanLifestyle

Ketika Konsumsi Daging Merah “Hukumnya” Wajib

BTN iklan

Jakarta (Lei) – Setelah gempar oleh diet ketogenik, kini muncul diet karnivora atawa the carnivore diet yang tengah viral di dunia maya. Diet karnivora ini bahkan disebut lebih ekstrem dari diet ketogenik yang menerapkan rendah karbohidrat untuk penurunan berat badan.

Seperti namanya, diet karnivora menerapkan pola makan di mana seseorang hanya mengonsumsi daging merah setiap kali makan. Beberapa orang menggabungkannya dengan telur dan produk susu. Sementara makanan lain seperti sayuran adalah “haram” hukumnya.

Penganut diet karnivora memegang prinsip ‘makan daging, minum air putih’. Semakin berlemak potongan daging, semakin baik untuk pengurangan berat badan, sekaligus menjadi sumber energi. 

Image result for diet karnivora
Namun, bukan berarti diet ini mengharamkan daging rendah lemak. Diet karnivora tetap mengizinkan konsumsi ayam yang harus ditunjang dengan mentega dalam jumlah besar sebagai sumber energi yang bisa bikin kenyang.The Daily Meal
 menyebutkan kalau diet karnivora telah memiliki banyak pengikut. Ada lebih dari 15.000 anggota yang tergabung dalam sebuah grup Facebook yang fokus pada diet karnivora. Di Instagram, tagar diet karnivora #MeatHeals telah diramaikan oleh lebih dari 17.000 unggahan. Sementara subreddit r/carnivore mencatat ada 880 pengguna aktif di dalamnya.

Diet karnivora pertama kali diperkenalkan oleh Shawn Baker, seorang mantan ahli bedah ortopedi. Kini, Baker mempromosikan diet itu dengan membuka pelatihan Carnivore Training System seharga US$40 per bulan. Pelatihan itu mengajarkan kiat dan prinsip diet karnivora.

Baker percaya daging merah menyediakan semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Menurutnya, makanan lain, termasuk yang berasal dari tumbuhan, hanya memperburuk kondisi tubuh.

“Sedih melihat orang-orang seusia saya memperburuk keadaannya dengan diet gandum dan perlindungan dari sayur. Sementara saya berkembang, lebih kuat, dan tidak menua,” tulis Baker yang sudah menginjak kepala lima dalam sebuah unggahan di Instagramnya.Seiring berjalannya waktu, diet karnivora ditentang oleh banyak pihak. Para ahli menilai, tanpa nutrisi dari makanan lain, daging merah dapat mengakibatkan kudis dan sembelit ekstrem.

Pakar diet dan co-founder TelaDietitian, Jackie Elnahar, mengatakan bahwa diet karnivora mengganggu kesehatan tubuh. Gangguan pencernaan seperti sembelit akibat kebanyakan daging merah dapat memperburuk kesehatan tubuh secara menyeluruh.

“Makan terlalu banyak lemak jenuh dan kolesterol–keduanya ditemukan pada produk hewani–dapat menyebabkan arteri tersumbat, yang berkontribusi pada penyakit jantung dan liver,” kata Elnahar.

Efek samping terlalu banyak mengonsumsi daging merah telah menjadi bahan diskusi sejak lama. Pola makan jenis ini berpotensi meningkatkan risiko beberapa penyakit kronis, salah satunya kanker, sebagaimana disebutkan dalam sejumlah penelitian.Selain itu, pada tahun 2015, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menerbitkan sebuah laporan yang menyimpulkan bahwa daging merah memiliki sifat karsinogenik si pemicu kanker.

Tak cuma kanker, penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Society of Nephrologymengaitkan konsumsi daging merah dengan gagal ginjal.

“Jika masih memilih untuk makan daging, ikan, kerang, dan unggas adalah alternatif yang lebih baik untuk daging merah,” ujar penulis studi, Woon-Puay Koh, dari Duke-NUS Medical School, Singapura, mengutip Medical News Today.

The American Institute for Cancer Research sendiri telah merekomendasikan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 18 ons daging merah setiap minggunya untuk mengurangi risiko kanker. Sementara daging olahan harus dihindari sepenuhnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close