Internasional

Kim Jong-un Bakal Disuguhi Makanan Swiss di KTT Antar-Korea

BTN iklan

SEOUL (LEI) – Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, dapat sedikit bernostalgia dengan masa mudanya di Swiss. Sebab, ia akan disuguhi makanan khas Swiss, rosti, dalam jamuan makan malam kenegaraan bersama Presiden Moon Jae-in pada KTT Antar-Korea di Desa Panmunjom, 27 April mendatang.

Rosti

Makanan berbahan dasar kentang itu dipilih sebagai menu pembuka mengingat Kim Jong-un pernah menghabiskan masa kecil di Swiss. Di sisi lain, Presiden Moon Jae-in akan disuguhi baked john dory, makanan yang terbuat dari ikan dori, sebagai pengingat akan masa kecilnya di Busan, Korea Selatan.

Meski pernah disebut tinggal dan menempuh pendidikan di Swiss, Korea Utara tidak pernah mengonfirmasi kebenaran kabar tersebut. Kendati demikian, sejumlah teman sekelas serta guru Kim Jong-un semasa kecil mengaku pernah menghabiskan waktu bersamanya. Media-media Swiss juga melaporkan Kim Jong-un tingal dan menuntut ilmu di Swiss dengan menggunakan nama samaran.

Mie dingin khas Korea Utara, Naengmyeon

Istana Kepresidenan Korea Selatan, Gedung Biru mengatakan, menu lainnya yang akan disediakan adalah makanan khas Pyongyang seperti naengmyeon atau mie dingin yang disajikan dengan kaldu daging dingin. Menu-menu tersebut diminta langsung oleh Presiden Moon Jae-in.

“Presiden Moon meminta menu mie dingin dari Restoran Okryu Gwan untuk disajikan dan Korea Utara menyambutnya dengan baik,” ujar juru bicara Gedung Biru, Kim Eui-kyeom, melansir dari Reuters, Selasa (24/4/2018).

Sebagai informasi, Okryu Gwan adalah restoran terkemuka Korea Utara yang memiliki banyak cabang di China. Menu naengmyeon itu akan dibuat langsung oleh chef kepala di salah satu restoran Okryu Gwan yang diundang khusus ke Desa Panmunjom pada Jumat 27 April mendatang.

Kim Jong-un dan Moon Jae-in akan menutup jamuan makan malam dengan sama-sama meminum anggur harum yang terbuat dari bunga azalea. Di atas meja keduanya juga akan terhidang munbaeju yang mengandung 40% alkohol. Minuman tersebut dibuat secara tradisional di Korea Utara, tetapi kini juga jamak ditemui di Korea Selatan.

(okezone)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami