InternasionalLiputan

KJRI Ingatkan Penggunaan Gadget

BTN iklan

JAKARTA(LEI)-   Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah mengingatkan ekspatriat Indonesia di Arab Saudi agar menggunakan telepon seluler pintar (smartphone) secara bijak agar mereka terhindar dari sanksi-sanksi hukum yang berlaku di negara tersebut.

Keterangan KJRI Jeddah yang diperoleh Antara di Jakarta, Senin, menyebutkan peringatan tersebut disampaikan Konjen RI Jeddah Mohamad Hery Saripudin di sela penyuluhan hukum yang digelar Jumat malam hingga Sabtu dini hari (23-24 Maret) di lobi utama Kantor Urusan Haji Mekkah, Arab Saudi.

Konjen juga menceritakan kepada para peserta penyuluhan bahwa KJRI Jeddah pernah menerima laporan dan mengawal WNI yang bermasalah hukum dan sempat ditahan lantaran penggunaan smartphone yang kurang bijak, untuk berkirim pesan atau gambar yang tidak sepatutnya dan digunakan untuk mengambil gambar objek yang dilarang pemerintah Saudi.

Berkaca dari sejumlah kasus hukum yang menjerat WNI gara-gara mengambil gambar atau merekam, mengunggah atau berkirim konten-konten terlarang melalui ponsel pintar atau jenis gawai lainnya, Pelaksana Fungsi Konsuler-2 yang juga merangkap Kepala Kanselerai Rahmat Aming Lasim dalam paparannya menekankan agar warga waspada dan berhati-hati berselancar di dunia maya.

Dia menjelaskan beberapa objek terlarang untuk diambil gambarnya, seperti saat di dalam kawasan bandara, memotret gedung-gedung penting seperti istana raja, instalasi militer, kantor kepolisian, memotret petugas atau aparat, perempuan, dan objek lain bertanda “No Camera.” Di sesi terakhir, Pelaksana Fungsi Pensosbud-2 Umar Badarsyah memaparkan tentang Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan “cyber crime” atau kejahatan siber di Indonesia dan di Arab Saudi dengan konsekuensi atau sanksi hukumnya.

.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close