BTN iklan
KesehatanLifestyleLiputanNasional

KKP Galakan Gemarikan Saat Puasa

JAKARTA, 3/6 (LEI) – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tetap menggalakkan kampanye Gemarikan atau Gemar Makan Ikan saat bulan puasa sebagai upaya untuk meningkatkan tingkat konsumsi ikan di Tanah Air.

Siaran pers dari Humas KKP di Jakarta, Minggu, menyatakan, kampanye Gemarikan yang dilakukan antara lain adalah bertajuk “Safari Gemarikan dan Pasar Ikan Ramadhan” yang dijadwalan berlangsung di sejumlah daerah.

Salah satunya adalah program yang diselenggarakan di Area Parkir Sarinah Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, 3 Juni 2018 ini.

Rangkaian acara yang digelar di Sarinah Thamrin itu antara lain penyerahan 500 paket Gemarikan kepada anak yatim piatu, edukasi manfaat ikan, serta bazar produk perikanan dan kuliner yang diikuti oleh sekitar 20 UKM.

Sebelumnya, KKP mengharapkan tingkat konsumsi ikan di tengah masyarakat terus meningkat seiring dengan upaya pemerintah meningkatkan hasil produksi perikanan Nusantara.

“KKP memproyeksikan tingkat konsumsi ikan masyarakat akan terus meningkat dari sebelumnya 43 kg pada tahun 2017 dan diharapkan kembali meningkat menjadi 46 kg pada tahun 2018 ini,” kata Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto.

Menurut Slamet Soebjakto, tingkat konsumsi ikan pada tahun 2019 diharapkan dapat menjadi sebesar 54 kg per kapita per tahun.

Dengan target tersebut, setidaknya dibutuhkan suplai ikan sebanyak 14,6 juta ton pada tahun 2019, namun hanya 6,18 juta ton di antaranya yang diperkirakan berasal dari hasil perikanan tangkap, sedangkan sisanya atau sekitar 60 persennya akan bergantung pada hasil produksi budidaya.

Ketua Harian Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia Moh Abdi Suhufan menyatakan pemerintah dinilai perlu lebih menggairahkan sektor perikanan tangkap terutama mengingat stok perikanan di kawasan perairan nasional telah meningkat pesat selama ini.

“Pemerintah perlu menggairahkan kembali usaha perikanan tangkap dengan mendorong sektor pembiayaan dari perbankan mendukung permodalan usaha perikanan tangkap nasional,” kata Abdi Suhufan.

Menurut dia, langkah kebijakan yang dapat mendorong tersedianya skema asuransi kapal ikan dinilai bakal mendorong pihak perbankan di berbagai daerah untuk dapat mendukung permodalan usaha perikanan tangkap nasional. [antara]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close