Liputan

KLA Banjarmasin Masih Terganjal Iklan Rokok

BTN iklan

Jakarta/Lei- Ketua Forum Anak Kota Banjarmasin Muhammad Fahmy Rheza mengatakan upaya menjadikan kotanya sebagai kota layak anak (KLA) masih terganjal iklan rokok yang bertebaran di setiap sudut kota.

Rheza mengatakan 590 iklan, promosi dan sponsor rokok itu terdiri dari 57 persen iklan, 42 persen promosi dan satu persen sponsor dalam berbagai bentuk media promosi seperti spanduk, “billboard”, “neonbox”, stiker dan poster.

Sebanyak 590 iklan, promosi dan sponsor rokok itu bertebaran di hampir semua tempat anak muda berkegiatan mulai dari jalan raya dekat sekolah, taman bermain, tempat olahraga hingga pusat perbelanjaan seperti mal dan minimarket.

Karena itu, bersama Warrior FCTC dan Youth Generation of Tobacco Control (YGTC), Forum Anak Kota Banjarmasin mementaskan Wayang FCTC sebagai bentuk dukungan kepada Pemerintah Kota Banjarmasin untuk mewujudkan Kota Layak Anak tanpa iklan, promosi dan sponsor rokok.

Warrior FCTC Kota Banjarmasin Gading Fajar Ramadhan mengatakan iklan, promosi dan sponsor rokok yang masih banyak di Banjarmasin akan berdampak pada penilaian Kota Layak Anak karena salah satu penilaiannya adalah pelarangan iklan, promosi dan sponsor rokok.

Warrior FCTC merupakan 40 anak muda dari 25 kota di Indonesia yang berkolaborasi menolak hegemoni industri rokok dan menolak menjadi sasaran pemasaran produk rokok yang mengikuti Konferensi Youth Summit di Bogor pada Mei 2017 yang diadakan Lentera Anak.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Articles

Close