LiputanNasional

Klarifikasi Mendagri Atas Pemberitaan di Media Sosial

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Mendagri Tjahjo Kumolo mengklarifikasi berita yang muncul di detik.com (Mendagri: Tak Lagi oleh Dikti, Rektor Kini Dipilih Presiden) karena isi dari berita tersebut agak melenceng dari maksud yang sebenarnya. Klarifikasinya sebagai berikut:

“Pemberitaan ini maksudnya Rektor adalah jabatan strategis yang dipilih Senat perguruan tinggi dan pemerintah melalui Mendikti teknisnya. Sama seperti pejabat Eselon I dan Sekda Provinsi yang diusulkan atau dikonsultasikan kepada TPA yang dipimpin oleh Presiden. Setelah hasil cek TPA dan KSN + MenPan dinyatakan clear langsung disetujui presiden melalui TPA.

Begitu juga dengan rektor, melalui pembantu presiden (Menristek Dikti) hasilnya dilaporkan kepada presiden, sehingga beliau tahu siapa rektor perguruan tinggi tersebut karena dipilih Senat perguruan tinggi dan usul pemerintah lewat Mendikti. Demikian maksud saya menyampaikan kepada para rektor di dalam forum tadi di Kemendagri, semata pemerintah satu dan fungsi perguruan tinggi tetap diharapkan kritis dan memberikan solusi kepada pemerintah pada setiap pengambilan keputusan politik pembangunan di Pusat maupun di daerah.

Demikian maksud pernyataan saya di depan rektor acara MOU di Kemendagri”

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan klarifikasinya melalui pesan singkat secara ekslusif kepada pihak Legal Era Indonesia sore tadi.


Editor : Yosia Ardianto (LEI-02)

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

17 − 8 =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami