Internasional

Kondisi Mantan Mata-Mata Rusia, Skripal Pulih dengan Cepat

BTN iklan

LONDON – Mantan agen mata-mata ganda Sergei Skripal dilaporkan tidak lagi berada dalam kondisi kritis dan kondisi kesehatannya telah pulih dengan cepat setelah diracun dengan zat saraf berbahaya awal bulan lalu. Mantan kolonel militer Rusia berusia 66 tahun itu ditemukan tidak sadarkan diri bersama putrinya Yulia di bangku sebuah pusat perbelanjaan di Salisbury pada 4 Maret.

Inggris menyalahkan Rusia atas upaya pembunuhan Skripal dan menyebutnya sebagai, penggunaan pertama zat saraf berbahaya secara ofensif di tanah Eropa sejak Perang Dunia II. Moskow membantah keterlibatan dan menuding Inggris telah melakukan serangan terhadap Skripal untuk memicu histeria anti-Rusia.

Setelah dua pekan terbaring dalam kondisi kritis, rumah sakit akhirnya memastikan bahwa kesehatan Skripal telah mulai pulih.

“Dia merespon dengan baik terhadap pengobatan, membaik dengan cepat dan tidak lagi dalam kondisi kritis,” kata Christine Blanshard, Direktur Medis Rumah Sakit Distrik Salisbury sebagaimana dilansir Reuters, Sabtu (7/4/2018).

Perdana Menteri Theresa May mengatakan Skripal diracun dengan Novichok, kelompok zat syaraf mematikan yang dikembangkan oleh militer Soviet pada 1970-an dan 1980-an. Namun, Rusia mengatakan tidak memiliki zat syaraf seperti itu dan Presiden Vladimir Putin menepis omong kosong gagasan bahwa Moskow akan meracuni Skripal dan putrinya yang berusia 33 tahun.

Kasus peracunan Skripal telah menyebabkan ketegangan diplomatik antara Rusia dengan negara-negara Barat. Sedikitnya 150 diplomat Rusia telah diusir dari berbagai negara Eropa, Amerika dan Australia. Sementara tindakan serupa juga diambil Rusia terhadap negara-negara yang mengusir diplomatnya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami