Hukum

Kontroversi Dibalik Situs nikahsirri.com dan Motif Sang Pendiri

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Nama situs nikahsirri.com mendadak mencuat di media massa karena penangkapan bosnya, Aris Wahyudi. Aris digelandang ke polisi karena situs tersebut dianggap mengandung konten pornografi.

Penangkapan Aris ini merupakan hasil dari patroli cyber oleh tim Diskrimsus Polda Metro Jaya.

Kombes Adi Deriyan mengatakan, “Di situs itu isinya mengandung konten pornografi dan menawarkan lelang perawan serta menyediakan jodoh,” dilansir dari laman Jawapos Minggu (24/9).

Lebih lanjut mantan penyidik utama Bareskrim ini mengatakan bahwa pelaku telah mengerti dan mengakui perbuatannya yaitu membuat serta memiliki situs nikahsirri.com yang mengandung unsur pornografi.

“Kini tersangka sudah dibawa ke Polda Metro Jaya guna proses sidik lebih lanjut. Nanti disampaikan perkembangannya,” sambung Adi Deriyan. Untuk saat ini, penyidik baru menangkap satu pelaku, tapi tak menutup kemungkinan jumlahnya akan bertambah. “Baru satu ya masih dikembangkan,” timpalnya.

Dari hasil pemeriksaan, motif pelaku yakni mengeksploitasi anak dan perempuan untuk meraih keuntungan materi, jadi ini murni karena uang.

100 Laporan Aduan Masyarakat

Menurut data dari Kominfo, setidaknya sudah ada 100 laporan aduan mengenai keberadaan situs nikahsirri.com melalui Tim Aduan Konten. Noor Iza, Plt Kepala Biro Humas Kemkominfo menuturkan bahwa timnya melakukan pendalaman dan analisa terhadap situs tersebut serta menemukan adanya konten yang terindikasi melanggar hukum.

Kemudian Kemkominfo melalui Tim Internal Ditjen Aptika meneruskan hal-hal mengenai situs nikahsirri.com ke Subdit Cyber, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (PMJ) untuk ditindak lebih lanjut.

Tim Ditreskrimsus PMJ melakukan investigasi bersama Kemkominfo dalam satgas pemberantasan pornografi sejak Jumat lalu.

”Dari investigasi tersebut, kami menemukan ada pelanggaran UU Pornografi dan UU ITE. Di website tersebut ada gambar yang berbau pornografi meski satu atau dua,” kata Noor Iza kepada Jawa Pos kemarin (24/9).

Dari temuan tersebut, setelah koordinasi bersama antara Ditreskrimsus PMJ dengan Kemkominfo, Kemkominfo melakukan pemblokiran akses terhadap situs www.nikahsirri.com tersebut sejak Sabtu sore. [jawapos]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami