LiputanNasional

Korban Tsunami Selat Sunda Ceritakan Suasana Ketika Tsunami Menerjang

BTN iklan

PANDEGLANG, (LEI) – Tsunami yang terjadi pada Sabtu (22/12) masih menyisakan kengerian bagi para korbannya. Salah satu warga kecamatan Sumur, Pandeglang Banten, Yeni menceritakan suasana ketika Tsunami datang menghancurkan sekitarnya.

“Ya Allah hancur, rumah pada hancur, rumah teteh juga ancur, ketinggian air 10 meter. Banyak yang meninggal,” ujarnya sambil terisak, Senin (24/12).

Dilansir dari Liputan6, Yeni menuturkan detik-detik kedatangan tsunami. Awalnya, terdengar suara gemuruh keras dari arah laut.

Warga di sekitar Kecamatan Sumur sadar ada yang tak wajar dari suara itu. Yeni dan keluarganya segera lari meninggalkan rumah.

Tak ada barang yang sempat ia bawa. Semua ditinggal di rumah.

“Kita denger suara gemuruh kaya pesawat mau jatuh, kenceng banget, jadi enggak kepikiran bawa apa-apa lagi,” ujar wanita yang biasa dipanggil Teh Yeni ini.

Ia bersama keluarga berhasil menyelamatkan diri dari tsunami. Dia kini mengungsi ke rumah keluarganya, yang berjarak sekitar lima kilometer dari rumahnya yang hancur di pesisir Pantai Sumur.

Hingga saat ini masih belum ada bantuan logistik yang sampai di wilayah Yeni berada.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

2.354 Comments

  1. I know this if off topic but I’m looking into
    starting my own blog and was wondering what all is required to get set
    up? I’m assuming having a blog like yours would cost a pretty penny?

    I’m not very web smart so I’m not 100% sure. Any tips
    or advice would be greatly appreciated. Thanks

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami