Liputan

Kota Malang Bangun Pusat Daur Ulang Sampah

BTN iklan

Malang, 12/2 (Antara) – Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, dalam waktu dekat membangun pusat daur ulang sampah sebagai upaya untuk mengolah limbah sampah anorganik di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supiturang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Agoes Edy Poetranto, Senin mengemukakan, pembangunan pusat daur ulang sampah tersebut sebagai pengembangan dari Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Supiturang bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang baru diresmikan akhir pekan lalu.

“Keberadaan pusat daur ulang sampah sebagai pengembangan TPST ini diharapkan mampu menekan volume sampah yang dibuang di TPA Supiturang bisa berkurang minimal 15 ton per hari,” katanya di Malang.

Ia mengemukakan anggaran yang disediakan untuk pembangunan pusat daur ulang sampah di TPA Supiturang tersebut Rp2 miliar. Ke depan, DLH juga akan mengembangkan Bank Sampah Induk Kota Malang yang bersinergi dengan pusat daur ulang sampah tersebut.

“Upaya yang kami lakukan untuk meminimalisasi volume sampah yang dibuang di TPA Supiturang tersebut, selain mengoptimalkan keberadan TPST, juga memaksimalkan pemilahan kompos daur ulang (PKD) yang sudah dimulai 2017. Kami akan terus mengembangkannya sesuai anggaran yang ada,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjutnya, harapan untuk mengurangi volume sampah hingga 30 persen dan penanganan sampah hingga 70 persen pada 2025 bisa terwujud. Target tersebut sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 97 tahun 2017.

“Kami berharap masyarakat juga berperan aktif dalam upaya mengurangi limbah sampah dengan memanfaatkannya agar memiliki nilai ekonomis. Upaya ini akan dibantu oleh bank sampah yang sudah berjalan selama ini,” ucapnya.

Volume limbah sampah rumah tangga maupun industri di Kota malang rata-rata mencapai 660 ton hingga 700 ton per hari. Sebelum “disetor” ke TPA Supiturang yang berlokasi di Kecamatan Sukun itu, di setiap tempat pembuangan sementara (TPS) sudah dilakukan pemilahan antara sampah organik dan anorganik maupun sampah basah dan sampah kering.

Luas lahan TPA Supiturang saat ini mencapai lebih dari 25 hektare dan rencananya bakal dimodernisasi dengan menggandeng perbankan dari Jerman. Modernisasi tersebut akan dilakukan dengan cara pengolahan sampah yang serba modern dan dimanfaatkan gas metananya untuk berbagai kebutuhan, seperti pembangkit listrik maupun sebagai pengganti bahan bakar.

Saat ini, gas metana TPA Supiturang sudah dimanfaatkan oelh warga sekitar sebagai bahan bakar untuk kebutuhan sehari-hari. Sedikitnya 300 kepala keluarga di sekitar TPA tersebut yang memanfaatkan gas metana TPA melalui pipa yang disalurkan ke rumah-rumah warga sekitar.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

6 Comments

  1. Heya i’m for the first time here. I found this board and I find It really useful
    & it helped me out a lot. I am hoping to offer one thing back and
    help others like you helped me.

  2. Hello would you mind stating which blog platform you’re
    using? I’m going to start my own blog soon but I’m having a hard time deciding between BlogEngine/Wordpress/B2evolution and Drupal.

    The reason I ask is because your layout seems different then most blogs and I’m looking for
    something completely unique. P.S My apologies for getting off-topic but I had
    to ask!

  3. Alternative Med To Amoxil [url=http://achetercialisfr.com]cialis achat en ligne canada[/url] Want To Buy Direct Macrobid Low Price Amoxicillin Prescribed For Amoxicillin Ortho Tricyclen Lo Interaction

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 + twelve =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami