Hukum

KPK Akan Telisik Pengakuan Novanto, Ganjar Terima US$ 500 Ribu

BTN iklan

Jakarta, LEI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami pengakuan Setya Novanto yang menyebut Ganjar Pranowo menerima aliran dana dari e-KTP sejumlah US$ 500.000.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (18/2/2018), mengatakan, untuk mendalami pengakuan tersebut, pihaknya akan mencermati kesesuaian fakta soal dugaan penerimaan
uang tersebut.

“Tentu kita harus lihat kesesuaian bukti satu dengan yang lainnya. Barulah kami bisa mendalami fakta-fakta persidangan tersebut,” kata Febri.

KPK akan mengecek kesesuaian fakta, di antaranya bahwa Novanto mengaku mendapat laporan bahwa Ganjar menerima uang itu sesuai laporan dari Andi Agustinus alias Andi Narogong.

“Tadi kami juga dengar fakta persidangan seperti itu. Tentu saja fakta persidangan perlu dicermati terlebih dahulu, misalnya dikatakan Setya Novanto mendengar dari Andi Agustinus,” ujarnya.

Menurut Febri, Novanto bisa membuka pihak-pihak yang diduga terlibat termasuk Ganjar dalam persidangan ataupun dalam pemeriksaan di KPK untuk tersangka lainnya.

“Dan saya kira, kalau memang Setya Novanto ingin membuka peran pihak lain, proses persidangan ini dan jg proses pemeriksaan di penyidikan akan sangat terbuka bagi yang bersangkutan untuk menyampaikan keterangan,” ujarnya.

Namun demikian, KPK akan mengklarifikasi kepada pihak-pihak yang diduga mengetahui adanya pemberian uang atau peran pihak lain yang sempat disebukan di persidangan atau penyidikan.

“Keterangan tersebut harus kita kroscek dan kita pastikan kesesuaian atau tidak kesesuaian dengan bukti-bukti atau saksi yang lain,” katanya.

Dalam persidangan, Novanto menyebut bahwa Andi Nargong melaporkan sudah memberikan uang kepada Ganjar. “Waktu Andi ke rumah saya, itu menyampaikan telah memberikan uang dan dana untuk teman-teman di Komisi II dan Banggar. Dan untuk pak Ganjar sekitar bulan September dengan jumlah US dollar 500 [ribu]. Itu disampaikan kepada saya,” kata Novanto.

Bahkan, Novanto mengaku saat itu sempat mengonfirmasi langsung kepada Ganjar soal pemberian uang kepada Komisi II dan Banggar. “Saya nanya, apakah sudah selesai dari teman-teman? Pak Ganjar waktu itu menjawab, ‘Ya itu semua urusannya yang tahu pak Chairuman’,” ujar Novanto.

Namun Ganjar kembali membantah telah menerima aliran dana proyek e-KTP. Bahkan ia mengklaim sempat menolak saat Mustokoweni akan memberikan uang kepadanya. “Saya enggak usah,” katanya.

Bukan hanya itu, Ganjar juga mengaku saat dikonfrontir dengan Miryam S Haryani oleh penyidik KPK, Novel Baswedan, Miryam mengatakan, bahwa Ganjar tidak menerima uang.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami