Hukum

KPK Akui Sudah Kantongi Nama Tersangka Kasus Korupsi di Kementerian Susi Pudjiastuti

BTN iklan

JAKARTA, (LEI) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama tersangka terkait kasus dugaan korupsi pengadaan kapal di dua direktorat jenderal pada dua kementerian.

Namun Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pihaknya belum bisa mengekspose nama-nama tersebut.

Hanya saja, katanya, perkara ini sudah naik ke tahap penyidikan.

“Kasusnya sudah di penyidikan, kalau kasusnya sudah di penyidikan itu berarti sekaligus di sana sudah ada tersangka,” kata Febri di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (20/5/2019).

Hal lainnya terkait perkara ini, Febri menjelaskan, KPK juga sudah melakukan pelarangan ke luar negeri terhadap sejumlah pihak terkait.

Namun lagi-lagi, ia belum mau menyebut siapa-siapa saja pihak-pihak tersebut.

“Sudah ada yang dimintakan pelarangan ke luar negeri, tapi saya belum bisa sampaikan,” ujarnya.

Sebelumnya, KPK telah melakukan serangkaian penggeledahan di sejumlah lokasi terkait perkara ini.

Lokasi-lokasi tersebut antara lain rumah pihak direksi dari PT Daya Radar Utama (DRU) dan pejabat dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang terletak di Menteng, Grogol, dan Bekasi.

Dari sana, tim penyidik KPK menyita barang bukti berupa dokumen pengadaan kapal, dokumen proses penganggaran, serta BBE (barang bukti elektronik).

Kemudian, ada juga kantor Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP dan kantor PT DRU di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Tim penyidik KPK menyita barang bukti elektronik berupa harddisk, compact disk, dan beberapa barang bukti lainnya.

Terakhir, kata Febri, KPK mengungkap identifikasi awal kerugian keuangan negara dalam kasus korupsi pengadaan kapal itu ditaksir mencapai lebih dari Rp 100 miliar.

Menteri Susi Mendukung

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti merespon penggeledahan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada Kamis (16/5/2019).

Susi menuturkan, KKP mendukung penuh upaya dan tindakan yang perlu dilakukan KPK dalam rangka pelaksanaan penegakan hukum.

Penggeledahan, kata dia, memang tindakan yang perlu dilakukan dalam penegakan hukum oleh KPK karena penggeledahan adalah hak dari KPK sesuai dengan UU KPK.

“Kami memahami itu sebagai suatu hal yang biasa dan wajar serta legal untuk mendapatkan barang bukti dari dugaan tindak pidana korupsi,” ujar Susi melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (18/5/2019).

Oleh sebab itu, ucap Susi, KKP mempersilakan dan selalu kooperatif bekerja sama dengan KPK untuk memperlancar tugas-tugas KPK.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal PSDKP, Agus Suherman yang menjabat sejak Maret 2019 mengatakan, penggeledahan tersebut terkait dengan pengadaan empat kapal pengawas pada tahun 2013.

Yang merupakan upaya KKP melalui Direktorat Jenderal PSDKP untuk memperkuat armada kapal pengawas perikanan dalam pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal (illegal fishing) di perairan Indonesia.

Agus berujar, keempat kapal tersebut saat ini telah berfungsi dan beroperasi dengan baik untuk melakukan pengawasan illegal fishing di perairan Indonesia.

“Serta telah berkontribusi melakukan penangkapan kapal-kapal perikanan asing Vietnam di perairan Laut Natuna Utara dan kapal berbendera Filipina di perairan Laut Sulawesi,” kata Agus.

Selanjutnya, Direktorat Jenderal PSDKP akan menunggu perkembangan proses yang saat ini dilakukan oleh KPK. Sementara itu, Susi menambahkan, selama ini KKP merupakan salah satu instansi yang mendukung penuh upaya pencegahan korupsi.

Salah satunya dengan penerbitan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pedoman Teknis Pengendalian Gratifikasi di Lingkungan KKP sebagaimana disempurnakan menjadi Permen KP Nomor 44 Tahun 2017.

Selain itu, Susi juga telah menerbitkan Permen KP Nomor 31 Tahun 2016 tentang Pedoman Pembangunan Budaya Integritas di Lingkungan KKP, termasuk membangun zona-zona integritas di satuan kerja (Satker) KKP.

Guna mencegah terjadinya korupsi di lingkungan KKP, Susi menyebutkan, pihaknya akan tegas melaksanakan pedoman dan aturan sebagaimana tercantum dalam beberapa Permen yang telah dikeluarkan. Selain itu, ia mengimbau setiap Satker mematuhi prosedur dan aturan belanja barang atau modal sebagaimana mestinya.

“Menjaga integritas adalah pesan yang selalu saya sampaikan kepada seluruh jajaran KKP agar terhindar dari tindak pidana korupsi. Jika integritas sudah dipegang teguh, tak perlu khawatir apa yang akan terjadi,” katanya. [Tribun]

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

15 Comments

  1. Having read this I thought it was very informative. I appreciate you spending
    some time and effort to put this information together.
    I once again find myself spending a significant amount of
    time both reading and commenting. But so what, it was still worthwhile!

  2. I used to be suggested this web site by way of my cousin. I’m not sure whether this publish is
    written by means of him as no one else recognise
    such distinct about my problem. You are incredible!
    Thank you!

  3. whoah this weblog is great i really like studying your articles.

    Stay up the great work! You understand, lots
    of individuals are hunting round for this info, you can aid them greatly.

  4. Excellent weblog here! Also your web site a lot up very fast!
    What host are you the usage of? Can I am getting
    your associate link on your host? I desire my site loaded up as fast as yours lol

  5. Howdy! Quick question that’s entirely off topic.
    Do you know how to make your site mobile friendly? My website looks weird when browsing from my iphone4.
    I’m trying to find a theme or plugin that might
    be able to fix this issue. If you have any recommendations,
    please share. Thanks!

  6. Thank you, I’ve recently been looking for info
    about this topic for a while and yours is the best I’ve came upon till
    now. But, what concerning the conclusion? Are you sure
    in regards to the supply?

  7. I know this if off topic but I’m looking into starting my own weblog
    and was wondering what all is required to get setup?
    I’m assuming having a blog like yours would cost a pretty
    penny? I’m not very internet smart so I’m not 100% sure.
    Any tips or advice would be greatly appreciated. Thank you

  8. You could definitely see your enthusiasm within the work you write.
    The sector hopes for more passionate writers
    such as you who aren’t afraid to mention how they
    believe. At all times go after your heart.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × four =

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami