Hukum

KPK Bantu Novel Hadapi Laporan Miko di Polri

BTN iklan

Jakarta, LEI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memberikan bantuan penuh kepada penyidik Novel Baswedan dalam menghadapi laporan Nico Panji Tirtayasa alias Miko di Bareskrim Polri.

“Kita akan mendukung full dan sudah jadi barang tentu juga akan menyiapkan seluruh yang dibutuhkan, termasuk penasihat-penasihat hukum,” kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di Jakarta, Kamis (27/7/2017).

KPK akan memberikan bantuan penuh bagi Novel karena yang bersangkutan merupakan pegawai KPK dan tuduhan saksi kasus suap Akil Mochtar itu terkait dengan tugas Novel.

“Sudah barang tentu karena dalam hal ini, yang bersangkutan masih menjadi anggota dari KPK, kita akan mendukung full,” ujar Basaria.

Meski demikian, KPK akan mengecek terlebih dahulu ke Bareskrim Polri apakah benar Miko melaporkana Novel dan tuduhan yang ditudingkannya, karena KPK baru mendapatkannya dari laporan media.

“Nanti kita cek dulu laporan itu, apa benar atau tidak. Kita akan bicarakan hari ini. Kalau memang ada, kita akan konfirmasikan dulu dan laporannya tentang apa saja,” katanya.

Sebelumnya, Miko melaporkan Novel ke Bareskrim Polri setelah memberikan keterangan kepada Pansus Angket KPK di DPR, Selasa malam (24/7/2017).

Miko melaporkan Novel atas dugaan melakukan pemalsuan, keterangan palsu dalam akta otentik dan penyalahgunaan wewenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263, 264, 266, 242, dan 421 KUHP.

Kepada Pansus Angket KPK di DPR, Miko mengaku diintimidasi dan dipaksa ikut dalam rekayasa kasus korupsi Akil Mochtar dan Muchtar Effendi.

Intimidasi dimaksud Nico yang dilakukan Novel dan sejumlah penyidik KPK itu, di antaranya diminta menyerahkan barang bukti harddisk dan menandatangi berkas barang bukti, dipaksa mengaku mengetahui kronologi korupsi Muchtar Effendi.

Kemudian, diminta mengakui bekerja pada Maret 2013, atau setahun lebih awal bekerja di perusahaan Muchtar pada 2014 serta mengaku mendengar percakapan antara Muchtar dan Akil, serta harta dan aset Muchtar merupakan titipan Akil.

Menurut Nico, intimidasi yang dilakukan Novel dan sejumlah penyidik KPK tersebut usai penangkapan terhadap Akil Mochtar dan Muchtar Effendi.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami