Hukum

KPK Berharap Polri Segera Ungkap Dalang Penyiraman Air Keras kepada Novel

BTN iklan

Jakarta, LEI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap dalang pelaku aksi penyiramaan air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan bisa segera terungkap setelah Polri berhasil menangkap pria berinisial AL yang diduga merupakan salah satu pelaku.

“Harapan kami, semoga penangkapan ini menjadi awal untuk mengungkap siapa otak pelaku dari serangan terhadap penyidik KPK tersebut,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Kamis (11/5/2017).

Sedangkan terkait AL, KPK berharap Polri segera menentukan apakah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai tersangka atau tidak. “KPK juga menunggu pengumuman resmi itu. Kita tunggu saja pengumuman dari Polri,” katanya.

KPK akan terus melakukan koordinasi dengan Polri untuk memantau perkembangan dan hasil pemeriksaan terhadap AL. “Untuk penangkapan seseorang yang  diduga pelaku, akan kita koordinasikan lebih lanjut,” ujarnya.

Meski belum ada keputusan, namun KPK menyampaikan terima kasih kepada Polri karena kasus ini sudah mulai memberikan titik terang setelah menanganinya sekitar 30 hari pascakejadian penyiraman terhadap Novel pada hari Selasa 11 April 2017.

Polri, Rabu kemarin (10/5), menyampaikan sudah menangkap pria berinisial AL yang diduga sebagai pelaku penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan. Novel disiram air keras menuju
rumah usai melaksanakan shalat subuh di Masjid Al Ikhsan di dekat rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, sebelum melakukan penangkapan terhadap AL, tim dari Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri menemui Novel di salah satu rumah sakit di Singapura. Setelah mendapatkan keterangan dari Novel tentang seseorang yang dicurigai sebagai pelaku, Polda dan Bareskrim melakukan penyelidikan untuk mengungkapnya.

“Kemudian kami melakukan upaya paksa penangkapan seseorang berinisial AL,” kata Setyo di Polda Metro Jaya, Rabu malam (10/5). Menurutnya, tim menangkap AL di sebuah tempat di Jakarta.

Polisi kemudian memeriksa AL dan belum menyimpulkan yang bersangkutan sebagai pelaku dan tersangka penyiraman air keras terhadap Novel. “Kami masih dalami dengan penyelidikan, pengembangan termasuk alibi-alibi dia,” katanya.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami