Hukum

KPK Cokok 3 Orang dalam OTT di Bengkulu

BTN iklan

Jakarta, LEI – Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 3 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Bengkulu, Kamis malam (8/9) diduga karena terlibat transaksi suap.

“Ya benar, ada kegiatan OTT yang dilakukan KPK kemarin malam di Bengkulu. Kita amankan 3 orang yang dibawa hari ini ke Jakarta,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Jumat (9/6/2017).

Informasi yang berkembang, ketiga orang yang dicokok KPK di Bengkulu tersebut salah satunya adalah oknum jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu inisial PP.

Sedangkan dua orang lainnya, yakni seorang kontraktor dan aparatur di Balai Sungai Sumatera VII Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Namun Febri belum bersedia menjelaskan lebih detail identitas termasuk instansi asal ketiga orang yang diamankan tersebut. “Yaitu dari unsur swasta, pejabat pengadaan, dan unsur penegak hukum,” ujarnya.

Selain menangkap tiga orang, Tim Satgas KPK juga dikabarkan menyegel salah satu ruangan di Kejati Bengkulu. Ruangan tersebut disebut-sebut merupakan ruangan Kasi III Intel Parlin Purba (PP). PP diduga jaksa yang ditangkap Satgas KPK dalam OTT tersebut.

Informasi yang berkembang, penangkapan terhadap PP pada Kamis malam, sekitar pukul 23.30 WIB di salah satu resto di Objek Wisata Pantai Panjang, Kota Bengkulu, saat berlangsungnya acara perpisahan dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Sendjun Manullang.

Namun demikian, Febri belum bersedia mengkonfirmasi soal kabar tersebut karena KPK baru akan menyampaikan keterangan resmi soal OTT di Bengkulu itu sore nanti.

“Segera akan kita sampaikan hasilnya pada konferensi pers yang paling cepat akan dilakukan sore ini,” ujar Febri.

Saat ini KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap 3 orang yang ditangkap untuk menentukan status mereka. “Sesuai dengan KUHAP, ada waktu maksimal 24 jam sebelum menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan pada OTT kemarin,” ujar Febri.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami