Hukum

KPK dalami Penggunaan Plat Mentri oleh Istri Nurhadi

BTN iklan

LEI, Jakarta- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua orang saksi dalam penyidikan kasus yang menyeret mantan Sekretaris MA, Nurhadi pada Senin (29/3/2021). Mereka diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan perintangan dalam penyidikan kasus Nurhadi. Salah satu saksi yang diperiksa yakni Kepala Pool Mobil Kementerian PANRB, Taryono. “Taryono dikonfirmasi terkait dengan dugaan penggunaan pelat nomor polisi milik Kemenpan RB oleh Tin Zuraida (istri Nurhadi) untuk keperluan pihak tertentu,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Selasa (30/3/2021).

Selain Taryono, Ali menyebut, KPK memeriksa satu saksi lain, yakni anak Nurhadi, Rizki Aulia. Adapun Rizki, kata Ali, dikonfirmasi terkait penyewaan rumah yang berlokasi di Simprug, Jakarta Selatan. Ia juga didalami pengetahuannya mengenai keberadaan tersangka Ferdy Yuman setelah dilakukan penangkapan terhadap tersangka Nurhadi dan Rezky Herbiyono oleh tim penyidik KPK saat itu. Dalam kasus ini, Ferdy Yuman bekerja sebagai sopir Rizqi Aulia Rahmi anak Nurhadi yang juga merupakan istri dari Rezky Herbiyono. Ferdy diduga berperan dalam penyewaan rumah persembunyian selama Nurhadi dan menantunya, yakni Rezky masih buron.

KPK menyebut, Ferdy atas perintah Rezky membuat perjanjian sewa menyewa rumah di Jalan Simprug Golf 17 Kebayoran Lama dengan pemilik rumah sekaligus menyerahkan uang sewa sebesar Rp 490 juta. Selain itu, Ferdy diduga berupaya membawa kabur Rezky saat hendak ditangkap KPK pada Juni 2020 lalu di rumah tersebut. Atas perbuatannya, Ferdy disangka melanggar Pasal 21 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono 6 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan. Nurhadi dan Rezky dinyatakan menerima suap sebesar Rp 35,726 miliar dari Direktur Utama PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) 2014-2016 Hiendra Soenjoto terkait kepengurusan dua perkara Hiendra.

 

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami