Hukum

KPK Imbau Setnov Hadir Jika Kembali Dipanggil

BTN iklan

Jakarta, LEI – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau Ketua DPR RI Setya Novanto memenuhi panggilan jika KPK kembali melakukan pemanggilan untuk meminta keterangan setelah keluar dari Rumah Sakit (RS) Premier Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim).

“Jadi, kalau beliau sudah sehat, diharapkan, ya apabila kalau misalnya dimintai keterangan oleh pihak KPK, itu bisa hadir,” kata Laode M Syarif, Wakil Ketua KPK di Jakarta, Selasa (3/10).

Novanto menjalani perawatan di RS Premier sekitar dua pekan setelah operasi pemasangan ring jantung. Sebelumnya, Novanto sempat dirawat di RS Siloam MRCCC Semanggi.

Novanto disebut sakit jantung, ginjal, gula darah, sinusitis, vertigo, hingga gejala tumor di tenggorokan saat akan meninggalkan rumah sakit. Dia dua kali tidak memenuhi panggilan KPK yang akan memeriksanya sebagai tersangka e-KTP hingga Hakim Cepi Iskandar menggugurkan status tersangkanya.

Soal penyakit Novanto, Syarif tidak mau menyampaikan hasil pemeriksaan tim dokter KPK. Pasalnya, catatan medis seseorang tidak boleh di sampaikan kepada publik.

“Ya itu semua kan namanya dengan medical record atau itu kan itu semuanya enggak boleh dibuka untuk umum kan,” ujarnya.

Status tersangka Setya Novanto dalam kasus korupsi e-KTP gugur setelah Hakim Cepi Iskandar mengabulkan sebagian permohonan praperadilan Novanto dan menyatakan penetapan status tersangkanya tidak dah.

Sementara KPK belum menerima salinan putusan praperadilan tersebut dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), sehingga belum bisa melakukan kajian atas putusan tersebut.

“Belum ada hasilnya. kami lagi berpikir menelaah, karena kami belum dapat juga putusan yang ada,” katanya.

Namun KPK telah memperpanjang pencegahan Novanto bepergian ke luar negeri pada 2 Oktober 2017 untuk 6 bulan ke depan masih terkait kasus e-KTP untuk pihak lain.

“Ya kalau ada perpanjangan pencekalan itu berarti masih banyak informasi yang ingin dibutuhkan oleh KPK dari beliau,” kata Syarif.

Kata kunci
Perlihatkan Lebih

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Close

Adblock Detected

Tolong matikan adblocker anda untuk tetap mendukung kami